ZONAUTARA.com – Masyarakat eks Pulau Ruang yang kini telah bermukim di Hunian Tetap (Huntap) Desa Modisi, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, akan mendapat bantuan dana untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.
Hal itu disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi dan Sinkronasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK, Lilik Kurniawan, kepada Zonautara.com, pada Jumat (13/02/2026).
“Yang belum mereka terima adalah jadup atau jatah hidup. Nah jadup ini hanya digunakan untuk tiga bulan,” kata Lilik.
Menutur Lilik, dana jatah hidup tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama tiga bulan. Dananya akan disalurkan oleh Kementerian Sosial.
“Hanya saja belum diberikan sekarang karena datanya belum lengkap, belum valid,” ujarnya.

Untuk nominalnya, Lilik mengaku belum bisa memastikan karena masih dalam tahap validasi.
“Dulu 10 ribu per orang per hari. Tapi mungkin akan ada kenaikan jadi 15 tapi ini belum ditentukan. Karena itu tadi, masih dalam validasi jangan sampai orang sudah meninggal juga kita berikan, nanti akan bermasalah,” ungkapnya.
Menanggapi bantuan dana tersebut, Hendrik Yatahi, salah satu masyarakat eks Pulau Ruang, kepada Zonautara mengaku akan menerima dengan lapang dada. Menurutnya, bantuan itu patut disyukuri, di tengah kondisi mereka saat ini.
“Ya kami terima dan harus disyukuri. Namanya juga bantuan,” singkatnya.
Senada juga dikatakan Anita Sigi, meski menurutnya jatah hidup itu masih di bawah kebutuhan mereka sehari-hari, namun tetap harus diterima.
“Di tengah kebutuhan di sini (hunian tetap -red), yaa.. dicukup-cukupkan saja,” imbuh Anita.


