Bolaang Mongondow: “Raksasa” geografis yang menguasai 22,72 persen daratan Sulawesi Utara

Kabupaten Bolaang Mongondow memiliki daratan seluas 3.291,24 kilometer persegi, dengan proyeksi penduduk sebanyak 261,40 ribu jiwa pada 2026.

Editor: Redaktur
(Digenerate dengan AI)

ZONAUTARA.com – Sulawesi Utara memiliki bentang alam yang luar biasa, mulai dari gugusan pulau eksotis hingga pegunungan hijau. Namun, di antara 15 wilayah kabupaten dan kota yang ada, terdapat satu daerah yang secara harfiah tampil sebagai “raksasa” daratan di provinsi ini. Daerah tersebut adalah Kabupaten Bolaang Mongondow (sering disingkat Bolmong).

Dengan pusat pemerintahan yang kini berkedudukan di Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow menyimpan sederet fakta statistik yang menakjubkan untuk dibedah. Mari kita kupas seberapa besar sebenarnya kabupaten ini dan siapa saja yang menghuninya!

Hampir seperempat daratan Sulawesi Utara adalah milik Bolmong

Jika kita membicarakan luas daratan, Bolaang Mongondow adalah juara bertahannya. Berdasarkan data statistik terbaru, total bentang daratan Provinsi Sulawesi Utara mencapai 14.488,43 kilometer persegi. Dari total belasan ribu kilometer tersebut, Kabupaten Bolaang Mongondow sendirian menyumbang daratan seluas 3.291,24 kilometer persegi.

Angka ini sangat fantastis karena artinya Bolaang Mongondow menguasai 22,72 persen atau hampir seperempat dari total keseluruhan wilayah Sulawesi Utara.

Agar lebih mudah membayangkannya, mari kita gunakan perbandingan. Bayangkan Anda menggabungkan seluruh luas daratan dari empat kota yang ada di Sulawesi Utara secara bersamaan, yaitu Manado (161,76 km²), Bitung (329,36 km²), Tomohon (169,06 km²), dan Kotamobagu (108,89 km²). Luas gabungan keempat kota besar tersebut ternyata masih jauh lebih kecil dibandingkan luas Kabupaten Bolaang Mongondow sendirian!




Bahkan, jika disandingkan dengan saudaranya yang menjadi daerah terkecil di provinsi ini (Kota Kotamobagu), luas daratan Bolaang Mongondow setara dengan 30 kali lipat luas wilayah tetangganya tersebut.

Jarak tempuh dan administrasi wilayah yang masif

Mengingat ukurannya yang luar biasa masif, melakukan perjalanan masuk ke wilayah Bolaang Mongondow memberikan sensasi “lintas daerah” yang sesungguhnya. Bagi Anda yang memulai perjalanan dari ibukota provinsi, Kota Manado, Anda harus menempuh jarak sekitar 155 kilometer untuk bisa tiba di Lolak, ibukota kabupaten.

Secara administratif, daratan raksasa ini dikelola dengan cara membaginya ke dalam 15 wilayah kecamatan. Menariknya, jumlah kecamatan ini ternyata sama persis dengan jumlah kecamatan di wilayah kepulauan seperti Kabupaten Sangihe, hanya saja cakupan ruang setiap kecamatan di Bolmong tentu jauh lebih luas. Kelima belas kecamatan ini kemudian membawahi jaringan permukiman warga yang terdiri dari 202 desa/kelurahan, tersebar dari pesisir pantai utara hingga ke lereng-lereng perbukitan.

bolaang mongondow
Peta Batas Kecamatan di Kabupaten Bolaang Mongondow. (Peta: Zonautara.com)

Dihuni populasi terbesar ketiga dengan akta rasio gender unik

Lalu, dengan daratan yang begitu membentang, berapa banyak orang yang hidup dan beraktivitas di sana?

Pada tahun 2026, populasi Kabupaten Bolaang Mongondow diproyeksikan telah menyentuh angka 261,40 ribu jiwa. Jumlah ini menjadikannya sebagai daerah dengan konsentrasi penduduk terbanyak ketiga di Sulawesi Utara, persis membuntuti Kota Manado (463,56 ribu jiwa) dan Kabupaten Minahasa (356,62 ribu jiwa).

Ada satu fakta demografi yang sangat unik mengenai warga di kabupaten raksasa ini. Bolaang Mongondow tercatat memegang rekor sebagai daerah dengan rasio jenis kelamin tertinggi di seluruh penjuru Sulawesi Utara, yaitu berada di angka 110.

Dalam bahasa sederhana, untuk setiap 100 orang perempuan yang bermukim di Bolaang Mongondow, terdapat 110 orang laki-laki. Proporsi penduduk laki-laki di wilayah ini jauh lebih mendominasi dan timpang dibandingkan wilayah lainnya, misalnya jika dibandingkan dengan Kota Manado yang rasio prianya seimbang di angka 100.

dumoga
Areal persawahan di Dataran Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. (Foto: Zonautara.com/Marsal Datundugon)

Ruang luas untuk masa depan ekonomi

Mengetahui fakta bahwa Bolaang Mongondow adalah kabupaten terluas bukanlah sekadar kebanggaan angka di atas kertas. Dengan lahan lebih dari 3.200 kilometer persegi, daerah ini memiliki keleluasaan ruang yang tidak dimiliki daerah lain untuk ekspansi pembangunan. Luasnya wilayah ini adalah fondasi utama yang menjadikan Bolaang Mongondow sebagai lumbung pangan dan pusat perputaran ekonomi sektor primer (pertanian, perkebunan, dan pertambangan) bagi masa depan Sulawesi Utara.

Sudah terbayang seberapa besar “raksasa” yang satu ini? Bagi Anda yang mungkin sering melintasi wilayah Lolak atau sekitarnya, kini Anda tahu bahwa Anda sedang membelah wilayah terluas di bibir pasifik utara Indonesia!

Bekerja sebagai jurnalis lebih dari 20 tahun terakhir. Sebelum mendirikan Zonautara.com bekerja selama 8 tahun di Kompas.com. Selain menjadi jurnalis juga menjadi trainer untuk digital security, literasi digital, cek fakta dan trainer jurnalistik.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com