ZONAUTARA.com – Sebuah kecelakaan tragis melibatkan bus ALS dan truk tangki BBM terjadi di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, yang mengakibatkan 16 orang meninggal dunia. Humas PT ALS, Alwi Matondang, mengonfirmasi bahwa dari jumlah korban tersebut, 3 di antaranya adalah kru bus ALS. “Informasi sementara 14 (penumpang ALS) meninggal, termasuk 3 kru (ALS), termasuk pengemudi,” kata Alwi di Medan, Kamis (7/5/2026).
Bus tersebut diketahui berangkat dari Semarang menuju Kota Medan. Berdasarkan informasi awal, ada 18 orang di dalam bus yang sedang melakukan perjalanan tersebut. Dari total tersebut, 14 di antaranya dinyatakan meninggal dunia dalam kecelakaan ini. Alwi menjelaskan bahwa biasanya ada aktivitas naik-turun penumpang selama perjalanan.
Kronologi pasti kejadian kecelakaan belum diketahui. Saat ini, PT ALS sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. PT ALS juga masih mengumpulkan data identitas para penumpang yang terlibat dalam insiden ini. “Kalau untuk kronologinya belum bisa kita pastikan karena itu ada di kepolisian. Kita terus koordinasi, masih menunggu hasilnya seperti apa,” jelas Alwi.
Kecelakaan ini terjadi di Jalinsum Simpang Danau, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Sumatera Selatan, sekitar pukul 12.00 WIB. Kondisi bus pascakecelakaan diketahui mengalami kebakaran, yang menambah hebat dampak dari insiden tersebut.
Tragedi ini memicu berbagai pihak untuk mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap operasional bus ALS demi keamanan penumpang di masa mendatang. Komisi V DPR RI mengutarakan desakan untuk melakukan audit terhadap armada bus yang terlibat ini. Peristiwa kecelakaan ini menjadi sorotan publik mengingat jumlah korban jiwa yang tinggi.
Diolah dari laporan Detik.

