Polisi Selidiki Keterlibatan Pengusaha Lokal dalam Kasus WNA Batam

Polisi Kepulauan Riau menyelidiki keterlibatan pengusaha lokal dalam sindikat penipuan daring WNA di Batam. Penyidik terus mengumpulkan bukti.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Media Indonesia

ZONAUTARA.com – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau saat ini tengah menyelidiki dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam kasus penggerebekan ratusan warga negara asing (WNA) di Apartemen Baloi View, Lubuk Baja, Batam. Para WNA tersebut diduga terlibat dalam sindikat penipuan daring internasional.

Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol Asep Safrudin, menyatakan bahwa penyidik gabungan bersama pihak Imigrasi belum menemukan bukti yang mengarah pada keterlibatan pengusaha lokal, yang namanya sempat beredar di masyarakat. “Terkait isu yang beredar mengenai inisial pengusaha tertentu, hingga saat ini tim investigasi gabungan bersama pihak Imigrasi belum menemukan nama tersebut dalam pemeriksaan,” ujarnya, Jumat (8/5).

Meskipun demikian, penyelidikan masih berlanjut. Polisi kini sedang menganalisis berbagai barang bukti, termasuk rekaman CCTV di lokasi apartemen yang diduga menjadi pusat aktivitas jaringan penipuan daring tersebut. “Nanti kita cek ya,” kata Asep menanggapi dugaan penyewaan apartemen yang berkaitan dengan aktivitas para WNA.

Sebelumnya, operasi penggerebekan besar-besaran dilakukan oleh petugas gabungan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam bersama aparat kepolisian pada Rabu (6/5). Operasi ini menargetkan jaringan penipuan daring internasional yang melibatkan ratusan WNA. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Wahyu Eka Putra, menjelaskan bahwa operasi ini dilakukan atas dasar pengumpulan bahan keterangan melalui sinergi intelijen keimigrasian dan laporan masyarakat.

Menurut data awal, para WNA yang diamankan berasal dari Tiongkok, Vietnam, dan Myanmar. Mereka diduga berperan sebagai operator aktivitas ilegal daring, termasuk investasi bodong. Dalam operasi ini, aparat menyita berbagai barang bukti digital seperti ponsel pintar, laptop, router jaringan, dan perangkat server mini, yang kini menjalani pemeriksaan forensik digital. Seluruh WNA telah dibawa ke Kantor Imigrasi Batam Center untuk pemeriksaan lebih lanjut.




Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com