ZONAUTARA.com – Sir Keir Starmer akan menjanjikan langkah lebih berani untuk menangani “tantangan besar” yang dihadapi Inggris dalam pidatonya pada hari Senin mendatang. Ini dilakukan di tengah tekanan dari anggotanya yang mempertimbangkan untuk menggantinya sebagai pemimpin Partai Buruh setelah mengalami kekalahan besar dalam pemilu.
Sejumlah anggota Parlemen Buruh secara terbuka menyerukan agar ia mundur, dengan pesaing potensial seperti Angela Rayner mengatakan partai perlu berbuat lebih untuk menarik pemilih yang terhimpit standarnya. Catherine West, anggota backbencher, menyatakan dapat memicu kontestasi kepemimpinan jika pidato Starmer tidak memuaskannya.
Meskipun West menegaskan tidak berniat menggantikan perdana menteri, langkah ini dapat membuka jalan bagi kandidat lain seperti mantan Wakil Perdana Menteri Rayner dan Menteri Kesehatan Wes Streeting. Andy Burnham, wali kota Greater Manchester, juga dianggap sebagai pesaing potensial, meskipun ia harus kembali ke Parlemen untuk bisa ikut dalam kontestasi.
Pidato hari Senin ini berpotensi menjadi yang terpenting selama masa jabatannya. Mimpi utamanya adalah menempatkan Inggris “di jantung Eropa” dengan mencari hubungan lebih erat dengan Uni Eropa, langkah yang ia katakan akan “mendefinisikan” pemerintahannya.
Dalam pernyataan lengkapnya, Rayner menyerukan tindakan “segera untuk menurunkan biaya bagi rumah tangga,” kenaikan upah minimum, dan peningkatan kepemilikan publik dan komunitas. Dia juga mendukung Burnham untuk kembali ke Westminster, seraya mengecam keputusan partai yang sebelumnya menghalangi Burnham untuk mencalonkan diri dalam pemilihan sela Februari lalu.
Diolah dari laporan BBC News.

