ZONAUTARA.com – QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) kini telah menjadi salah satu metode pembayaran yang mendunia, tersedia secara domestik dan antarnegara. Alison Jap, Anggota Dewan Etik Asosiasi FinTech Indonesia (AFTECH), menegaskan dukungan penuh dari Layanan Payment Gateway untuk meningkatkan kualitas dan keamanan QRIS.
Saat ini, layanan QRIS sudah dapat dinikmati di berbagai negara seperti ASEAN, Jepang, Korea Selatan, dan China. Bank Indonesia mentargetkan perluasan layanan ke Timur Tengah. Dalam upaya ini, Otoritas Bank Indonesia bersama pelaku Payment Gateway berfokus pada peningkatan interoperabilitas untuk memfasilitasi transaksi pembayaran antarnegara yang lebih efisien, cepat, dan aman.
Meski demikian, tantangan yang masih dihadapi, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), adalah biaya transaksi dan fluktuasi nilai tukar. Kedua faktor ini menjadi perhatian utama dalam transaksi menggunakan QRIS antarnegara.
Saat ini layanan QRIS sudah dapat dinikmati di ASEAN, Jepang, Korsel dan China bahkan Bank Indonesia berencana untuk memperluas layanan ke Timur Tengah. Oleh karena itu, Otoritas Bank Indonesia dan pelaku Payment Gateway terus meningkatkan layanan QRIS termasuk mengoptimalkan kemampuan Interoperabilitas guna mengintegrasikan pembayaran antar negara lebih efisien, cepat dan aman.
Bagi UMKM persoalan biaya dan fluktuasi nilai tukar masih menjadi tantangan transaksi QRIS antarnegara.
Untuk detail lebih lanjut tentang tantangan dan solusi dalam penggunaan QRIS lintas negara, lihat dialog lengkap Alison Jap dengan presenter Mercy Widjaja pada program Profit, CNBC Indonesia.
