ZONAUTARA.com – Pemerintah Desa Bilalang Satu, Kecamatan Kotamobagu Utara, terus mendorong inovasi pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Salah satunya melalui Sekolah Lansia, program yang dirancang untuk menjaga kesehatan, meningkatkan aktivitas, sekaligus memperkuat peran warga lanjut usia di tengah keluarga dan masyarakat.
Program tersebut turut mengantarkan Desa Bilalang Satu meraih IGA Award. Capaian ini menjadi dorongan bagi pemerintah desa untuk terus mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sangadi Desa Bilalang Satu, Badaria A. Mokoginta, mengatakan, Sekolah Lansia lahir dari kepedulian pemerintah desa terhadap keberadaan warga lanjut usia.
Menurut Badaria, lansia tidak seharusnya dipandang sebagai kelompok yang hanya berdiam diri di rumah. Mereka tetap memiliki hak untuk hidup sehat, aktif, memperoleh perhatian, serta dihargai.
“Sekolah Lansia Desa Bilalang Satu dibentuk karena kami melihat bahwa para lanjut usia bukanlah kelompok yang harus hanya tinggal di rumah, tetapi mereka tetap memiliki hak untuk sehat, aktif, dihargai, dan mendapatkan perhatian,” ujar Badaria.
Ia menyebutkan, terdapat sekitar 300 warga berusia 60 tahun ke atas di Desa Bilalang Satu.
Melalui Sekolah Lansia, pemerintah desa mengajak mereka untuk tetap aktif mengikuti berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan, pengetahuan, pola hidup sehat, hingga interaksi sosial.
“Motivasi utama kami adalah memberikan ruang bagi para lansia untuk menjaga kesehatan dan kebugaran, mendapatkan pengetahuan tentang pola hidup sehat, memperoleh makanan yang bergizi, tetap aktif dan produktif, serta meningkatkan interaksi dan kebersamaan,” jelasnya.
Bagi pemerintah desa, program tersebut juga menjadi upaya untuk memastikan para lansia tidak merasa terabaikan di tengah lingkungan sosial.
“Kami ingin para lansia merasa dihargai dan diperhatikan oleh pemerintah desa dan masyarakat,” tambah Badaria.
Ia menegaskan, usia bukan alasan untuk berhenti beraktivitas maupun bersosialisasi.
“Kami percaya bahwa usia boleh bertambah, tetapi semangat untuk hidup sehat, berkarya, dan bersosialisasi tidak boleh berhenti,” ungkapnya.
Melalui program ini, Pemerintah Desa Bilalang Satu menargetkan terciptanya kelompok lansia yang sehat, mandiri, aktif dan bahagia, sekaligus tetap memiliki ruang untuk berperan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
Badaria menilai perhatian terhadap lansia tidak semata-mata menjadi bagian dari program pemerintah desa, tetapi juga merupakan bentuk penghargaan terhadap generasi yang telah berkontribusi bagi keluarga dan desa.
“Bagi kami, memperhatikan lansia bukan hanya sebuah program, tetapi merupakan bentuk kepedulian, penghargaan, dan penghormatan kepada orang-orang yang telah memberikan banyak hal bagi keluarga dan desa,” pungkasnya.
Raihan IGA Award pun menjadi momentum bagi Desa Bilalang Satu untuk mempertahankan sekaligus mengembangkan inovasi pelayanan masyarakat.
Sekolah Lansia diharapkan tidak berhenti sebagai program penghargaan, tetapi terus berkembang menjadi ruang yang membuat para lansia tetap sehat, aktif, produktif, dan berdaya di tengah kehidupan masyarakat.

