Pemkot Kotamobagu ajak warga Popo dan Upai menahan diri

Editor: Redaktur
Sahaya Subagio Mokoginta (foto: Lamk/kuasa.net)

ZONAUTARA.com – Pemerintah Kota Kotamobagu mengajak masyarakat Desa Popo, Kabupaten Bolaang Mongondow, dan Kelurahan Upai, Kota Kotamobagu, untuk menahan diri serta bersama-sama menjaga hubungan baik dan ketenteraman lingkungan menyusul perkembangan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Wali Kota Kotamobagu melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sahaya S. Mokoginta, mengatakan pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pihak keamanan dan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow untuk menyikapi situasi tersebut.

“Kami mengajak masyarakat di Desa Popo dan Kelurahan Upai untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak manapun. Peristiwa yang terjadi tadi malam tentu kita harapkan tidak terulang kembali. Jangan mengambil tindakan sendiri dan mari kita percayakan penanganannya kepada pemerintah dan aparat keamanan,” ujar Sahaya, Senin, (28/9/2026).

Menurutnya, Pemerintah Kota Kotamobagu bersama pihak keamanan terus melakukan koordinasi untuk memastikan keamanan dan ketenteraman masyarakat tetap terjaga.

Sahaya juga mengingatkan masyarakat agar bijak menggunakan media sosial. Ia meminta warga tidak menyebarkan hoaks, informasi yang belum terverifikasi, maupun foto dan video yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan memperkeruh keadaan.




Ia menegaskan, setiap dugaan pelanggaran hukum harus diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Masyarakat diminta tidak mengambil tindakan sendiri maupun melakukan upaya pembalasan.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow. Besok akan dilaksanakan rapat koordinasi antarpemerintah daerah bersama pihak terkait untuk membahas langkah-langkah bersama dalam menjaga keamanan dan mencegah agar persoalan ini tidak berkembang lebih luas,” jelasnya.

Sahaya turut mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta para orang tua untuk menyampaikan pesan-pesan yang menyejukkan kepada masyarakat.

“Mari kita jaga hubungan baik antarmasyarakat. Percayakan penanganannya kepada pemerintah dan aparat keamanan, serta hormati proses hukum yang sedang berjalan. Yang paling penting, malam ini kita bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman,” pungkas Sahaya.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com