ZONAUTARA.com – Polri mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal aksi peringatan Hari Tani Nasional yang berlangsung pada Kamis. Aksi tersebut dijaga dengan melibatkan jajaran di kewilayahan dan unsur terkait agar penyampaian pendapat dapat berjalan aman dan tertib tanpa mengabaikan hak masyarakat lainnya.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa kehadiran Polri adalah untuk melayani dan mengawal penyampaian pendapat sebagai bagian dari kehidupan demokrasi. “Kehadiran Polri adalah untuk melayani dan mengawal agar penyampaian pendapat dapat berlangsung secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Dalam rangka memberikan pelayanan yang optimal, Polda Metro Jaya telah mematangkan kesiapan personel melalui Tactical Floor Game (TFG) yang dipimpin Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri. Persiapan ini mencakup penempatan personel, pengawalan massa, komunikasi, pengaturan lalu lintas, hingga kendali operasi.
Lebih lanjut, Isir menambahkan bahwa pelayanan Polri tidak sebatas kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi, tetapi juga kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi. “Kami juga memastikan aktivitas, mobilitas, pekerjaan, pendidikan, dan kegiatan sosial masyarakat tetap dapat berjalan,” tambahnya.
Isir mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan mengikuti ketentuan yang berlaku seraya mengajak tidak terpengaruh informasi yang tidak terverifikasi. Untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan, sebanyak 26.386 personel gabungan dari Polri, TNI, Pemprov DKI, dan Pamdal Gedung MPR/DPR RI dikerahkan.
Diolah dari laporan Antara – Top News.

