Tekan inflasi dan dukung daya beli, Iskandar-Deddy bikin kejutan di GPM Bolsel, beras SPHP disubsidi

Penulis: Romansyah Banjar
Editor: Marsal Datundugon
Tampak Bupati Iskandar Kamaru dan Wabup Deddy Abdul Hamid, saat mengikuti gerakan pangan murah di Bolsel. (Dok pribadi)

ZONAUTARA.com — Pemerintah Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) kembali menjaga stabilitas pangan.

Bupati Bolsel Hi. Iskandar Kamaru, bersama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid memimpin langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak se-Indonesia yang dipusatkan di Lapangan Futsal Molibagu.

Kegiatan yang terkoneksi secara virtual dengan Mendagri, Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian RI hingga Direktur Bulog ini, dilaksanakan dalam rangka mendukung Asta Cita sekaligus menyemarakkan HUT RI ke-80.

Bupati Iskandar menegaskan, Bolsel menjadi satu-satunya daerah di Bolaang Mongondow Raya bahkan di Sulawesi Utara yang menggelar GPM bersubsidi dengan tiga bahan pokok sekaligus, yakni beras premium, minyak goreng, dan gula pasir.

“Sebanyak 10.125 paket telah disalurkan di 81 desa, bukti nyata keberpihakan pemerintah pada rakyat,” tegasnya.




Beras SPHP murah, disubsidi hingga Rp9.000 per paket

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bolsel, Kasman Jauhari, memaparkan bahwa sejak program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) digulirkan pada Juli lalu, Pemkab Bolsel sudah menggelar 37 kali GPM dengan total distribusi 51 ton beras SPHP.

Khusus pada GPM serentak kali ini, harga beras SPHP dijual lebih murah, yaitu Rp59.000 per 5 kg, di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Bahkan, di Kecamatan Bolaang Uki, harga semakin ditekan karena adanya subsidi dari Camat sebesar Rp1.000, serta tambahan Rp8.000 dari Bupati dan Wakil Bupati.

“Masyarakat cukup membayar Rp50.000 per 5 kg untuk 400 paket khusus hari ini,” ujar Kasman.

Selain itu, pemerintah pusat juga menyalurkan bantuan pangan berupa 20 kg beras per kepala keluarga untuk 5.756 KK di Bolsel, yang dialokasikan untuk bulan Juni–Juli.

Langkah ini menjadi solusi atas melonjaknya harga beras di pasaran, yang saat ini menyentuh Rp16.000 per kg untuk premium dan Rp15.000 untuk medium. Dengan hadirnya beras SPHP, masyarakat bisa menikmati harga lebih terjangkau di tengah tekanan daya beli.

Memulai karir sebagai jurnalis di Koran Harian Manado Post, dan bergabung dengan zonautara.com di sejak 2022. Termotivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas.
1 Comment
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com