ZONAUTARA.com – Sebanyak 26 atlet renang dari Znergy Aquatic Club ikut berpartisipasi dalam Open Tournament Piala Panglima TNI & Gubernur Sulut Open Water Swimming 2025 yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI.
Kejuaraan ini menjadi momentum penting bagi Znergy untuk mengukur hasil latihan, mengasah mental bertanding, serta melatih strategi di medan sesungguhnya, yakni perairan terbuka.

Keikutsertaan ini juga semakin istimewa karena diikuti langsung oleh pelatih utama Znergy, Zefanya In Christo Tambuwun, serta pelatih Znergy Manado, Najwa Tisya Bounia Mokoginta, yang juga merupakan anak dari atlet nasional legendaris Sulut, Dwi Pudjiastuti Akub.
Atlet Znergy peraih medali 15 besar
Pada ajang bergengsi ini, sejumlah atlet Znergy berhasil menorehkan prestasi dengan masuk 15 besar bahkan podium di beberapa kategori, antara lain:
- Kategori 500 meter Pemula Putra: Abdul Khaliq Daud (medalist)
- Kategori 500 meter Pemula Putri: Filia Rindu Inayah Lomban (medalist), Kimberly Jenahara Husin (medalist), Azqiara Khairunnisa Bengga (medalist)
- Kategori 1000 meter Junior Putra: Muh. Fabian Laoh (Juara 2), Raffael Christiano Muis (Juara 5), Alvi Jemak Mamonto (medalist), Almuhaimin Tokolang (medalist)
- Kategori 1000 meter Junior Putri: Alleysha K. A Korompot (medalist)
- Kategori 3000 meter Senior Putra: M. Taufik Hidayat Mokodompit (medalist), Abdullah Khairul Azzam Bengga (medalist), Zefanya In Christo Tambuwun (medalist, Head Coach Znergy), Glen Silitonga (medalist)
- Kategori 3000 meter Senior Putri: Stevani Neva Celia Laoh (medalist), Najwa Tisya Bounia Mokoginta (medalist, pelatih Znergy Manado)

Semangat atlet dan pesan pelatih
Najwa Tisya Bounia Mokoginta yang juga turun berlaga di kategori senior putri menegaskan bahwa keikutsertaan Znergy di kejuaraan ini bukan sekadar mengejar medali.
“Kejuaraan ini menjadi ajang penting untuk menambah pengalaman, melatih mental bertanding, serta mengasah daya tahan dan strategi di perairan terbuka. Bagi yang belum berkesempatan meraih juara, jangan berkecil hati. Setiap perlombaan adalah guru terbaik. Kekalahan bukan akhir, tetapi awal dari perbaikan. Yang terpenting, kalian sudah berani turun dan berjuang, itu adalah kemenangan tersendiri,” ujar Najwa

Hal senada disampaikan Mardilla Mokodongan, pengurus Znergy sekaligus orang tua dari atlet Stevani Neva Laoh dan Muh. Fabian Laoh yang konsisten meraih prestasi.
“Paling utama itu patuh pada pelatih. Juara bukan hanya dilihat dari medali. Saya sangat bangga pada setiap atlet yang sudah berusaha, berlatih, dan berani bertanding. Bagi yang belum mendapatkan juara, jangan berkecil hati. Justru dari proses inilah kita belajar, berkembang, dan menyiapkan diri untuk kesempatan berikutnya. Setiap langkah kecil adalah kemenangan yang akan membawa kita menuju hasil besar di masa depan,” kata Mardilla.

Ia menambahkan, dukungan orang tua, pelatih, dan pengurus harus terus berjalan seiring agar tercipta generasi penerus atlet yang berprestasi, tidak hanya untuk Sulawesi Utara tetapi juga khususnya Kota Kotamobagu.
Menurutnya, ke depan, Znergy akan kembali menyiapkan atlet-atlet terbaiknya untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulut pada akhir tahun.
Dengan pengalaman dari Piala Panglima TNI & Gubernur Sulut kali ini, para atlet diharapkan semakin semangat, termotivasi, dan lebih matang dalam menghadapi perlombaan-perlombaan berikutnya.


