ZONAUTARA.com – PLN terus memperluas program Electrifying Agriculture sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pangan lokal.
Melalui skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN memberikan dukungan fasilitas peternakan berbasis listrik kepada Kelompok Pangi Farm Tomohon, mencakup mesin penetas telur, mesin pencabut bulu ayam, hingga instalasi listrik baru.
Senior Manager Distribusi PLN UID Suluttenggo, Agung Trika Yoosnanto, mengatakan elektrifikasi menjadi kunci transformasi peternakan modern.
“Pemanfaatan energi listrik membuat proses peternakan lebih terukur, higienis, dan produktif. Ini sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui penyediaan sumber protein hewani yang berkelanjutan,” jelasnya.
Manager PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, menegaskan bahwa program tersebut tidak hanya memberikan infrastruktur, tetapi juga peluang ekonomi baru bagi peternak.
“PLN tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga menciptakan peluang baru bagi peternak untuk meningkatkan kualitas usaha,” ujarnya.
Salah satu anggota kelompok, Johnly, turut merasakan manfaat langsung dari bantuan tersebut.
“Bantuan ini benar-benar kami manfaatkan, dan hasilnya sudah mulai terasa. Kami berharap program ini terus berlanjut,” katanya.
Dengan dukungan teknologi listrik, Pangi Farm kini diproyeksikan menjadi model peternakan modern yang dapat direplikasi di berbagai daerah.


