ZONAUTARA.com – Upaya PLN memenuhi kebutuhan listrik industri kembali terbukti lewat tuntasnya pembangunan infrastruktur daya 30 juta VA untuk PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) di kawasan tambang emas Pani, Pohuwatu. Proyek besar ini diselesaikan dalam waktu kurang dari setahun.
Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources dan GSM, Boyke Poerbaya Abidin, menuturkan bahwa percepatan ini sangat membantu peningkatan operasional.
“Proyek ini rampung tiga bulan lebih cepat dari jadwal. Ini bukti nyata kesungguhan PLN mendukung industri nasional,” ujarnya.
Selain manfaat industri, Bupati Pohuwatu, Saipul A. Mbuinga, melihat pembangunan infrastruktur kelistrikan ini sebagai langkah strategis bagi daerah.
“Listrik PLN ke area tambang akan berdampak luas, dari peningkatan PAD hingga kesejahteraan masyarakat sekitar,” katanya.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa proyek tersebut menjadi bukti kontribusi PLN dalam mendorong hilirisasi pertambangan nasional.
“PLN siap menjadi tulang punggung penyedia energi untuk sektor industri pertambangan nasional,” ungkapnya.
Untuk memasok listrik GSM, PLN mengembangkan Gardu Induk 150 kV Marisa (extension) serta jaringan transmisi SUTT 150 kV Marisa–Pani sepanjang 26,6 kilometer. Infrastruktur ini bahkan disiapkan untuk diperkuat dengan penambahan line bay kedua.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, memastikan jaringan transmisi dan distribusi di wilayah Suluttenggo akan terus ditingkatkan kualitasnya.
“Kami memastikan listrik yang andal untuk mendorong produktivitas dan investasi di daerah,” pungkasnya.



