Sekprov Sulut buka FGD pengelolaan infrastruktur untuk relokasi warga eks Gunung Ruang

Penulis: David Sumilat
Editor: Redaktur

ZONAUTARA.com – Pj. Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Gallang, mewakili Gubernur Yulius Selvanus, membuka dengan resmi Forum Grup Diskusi (FGD) Pengelolaan Infrastruktur Mendukung Hunian Relokasi Bencana Gunung Ruang.

FGD ini digelar oleh Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulut Kementerian PU, di aula Hotel Grand Whiz Manado, pada Kamis (04/12/2025).

Dalam sambutannya saat membuka pertemuan bersama Kepala BPBPK Sulut, Reza Rizka Pratama, Pj. Sekprov Sulut, Tahlis Gallang, mengatakan, hal yang paling penting yang dibahas dalam FGD ini terutama terkait dengan fasilitas yang dibangun.

“Terutama oleh Direktorat Cipta Karya, karena mereka telah membangun, di antaranya adalah Kantor Balai Desa, lapangan olahraga, puskesmas pembantu, rumah ibadah, sarana pendidikan, TPS3R, itulah yang dibangun. Ada juga dari perumahan dan pemukiman, terkait dengan hunian,” ujarnya.

Dikatakannya soal rencana pemindahan, Sekprov Sulut mengakui belum mendapatkan informasi dan masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.




“Kami dari Pemprov Sulut akan menyesuaikan. Hanya yang perlu dipertegas kembali terkait dengan serah terima aset,” ujarnya.

“Semoga FGD ini akan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang direncakan dalam waktu dekat ini kita akan pindahkan ke Desa Modisi (Bolsel), masyarakat eks korban (bencana Gunung Ruang) yang berjumlah kurang lebih 287 kepala keluarga,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPBPK Sulut, Reza Rizka Pratama, saat membuka FGD ini mengatakan, pembangunan infrastruktur dibangun untuk warga eks bencana Gunung Ruang dengan harapan bisa memenuhi kebutuhan dasar, serta menjamin pelayanan masyarakat.

“Saat ini pembangunan sudah mencapai 90 persen, dan sebentar lagi bangunan akan diserahkan kepada masyarakat ataupun ke pemerintah daerah setempat,” ucap Reza Rizka Pratama.

FGD ini selain dihadiri oleh Pj. Sekprov Sulut Tahlis Gallang, BPBPK Sulut, juga diikuti oleh para pejabat terkait dari Pemkab Sitaro dan Bolsel, serta para pemuka agama dan perwakilan masyarakat terdampak bencana Gunung Ruang.

***

Follow:
Pewarta yang menggeluti jurnalisme data, lingkungan, dan lainnya, telah menjelajahi berbagai aspek jurnalistik selama lebih dari 10 tahun.
1 Comment
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com