ZONAUTARA.com – Upaya negosiasi damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang direncanakan pekan ini dipastikan tidak akan berlangsung. Namun, kedua belah pihak dijadwalkan melanjutkan pembicaraan pada pekan depan di Pakistan, sesuai dengan laporan terbaru dari pejabat terkait.
Beberapa pejabat senior Pakistan, yang enggan disebutkan namanya karena sensitifnya proses diplomatik, mengonfirmasi bahwa kedua negara sedang memfinalisasi keputusan untuk mengadakan putaran kedua perundingan damai di Islamabad.
Meski ketegangan meningkat, Gedung Putih optimistis akan tercapainya kesepakatan damai dalam waktu dekat. “Diskusi sedang berlangsung dan kami merasa optimistis terhadap prospek kesepakatan,” ujar Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, dalam konferensi pers, pada Rabu (15/4/2026) waktu setempat. Ia menambahkan bahwa pertemuan tatap muka berikutnya sangat mungkin digelar di Islamabad.
Situasi di kawasan Teluk Persia semakin tegang akibat ketegangan di Selat Hormuz yang merupakan jalur vital energi dunia. Lalu lintas kapal tanker minyak dilaporkan melambat seiring ancaman Iran terhadap kapal yang melintas dan respons AS yang memberlakukan blokade terhadap beberapa pelabuhan Iran.
Presiden AS, Donald Trump, menegaskan bahwa kelanjutan gencatan senjata sangat bergantung pada pembukaan penuh Selat Hormuz. Dari pihak Iran, kantor berita Fars melaporkan bahwa Teheran telah menangguhkan ekspor petrokimia hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

