Hanif Faisol Dilantik Sebagai Wamenko Pangan

Hanif Faisol dilantik sebagai Wamenko Pangan oleh Presiden Prabowo untuk memperkuat swasembada pangan nasional.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Media Indonesia

ZONAUTARA.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/4). Pelantikan ini bertujuan untuk memperkuat struktur Kabinet Merah Putih dalam upaya mencapai swasembada pangan nasional.

Penunjukan Hanif tercantum dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 51 P Tahun 2026. Jabatan Wamenko Pangan ini adalah posisi baru yang diinisiasi untuk meningkatkan koordinasi lintas sektor, di bawah kepemimpinan Menko Pangan Zulkifli Hasan.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,”

demikian ucap Hanif ketika membacakan sumpah jabatan di hadapan Presiden.

Dalam posisi barunya, Hanif memiliki tanggung jawab untuk mendampingi Zulkifli Hasan guna merealisasikan kemandirian pangan. Selain itu, Hanif memperoleh mandat khusus untuk mengawal program Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) yang saat ini berada di bawah Kemenko Bidang Pangan.

Hanif Faisol bukanlah pendatang baru dalam pemerintahan. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan menjabat sebagai Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (PKTL) di KLHK. Pengalamannya dalam sektor lingkungan hidup dinilai strategis untuk mengintegrasikan kebijakan pangan berkelanjutan.




Upacara pelantikan turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta jajaran menteri koordinator dan menteri teknis. Turut hadir adalah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Infrastruktur AHY, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hingga akademisi Rocky Gerung. Selain Hanif, Presiden juga melantik beberapa pejabat tinggi lainnya, termasuk Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), serta Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif.

Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com