ZONAUTARA.com – Subambang, seorang petugas penjaga perlintasan kereta api di Jalan Mojo, Baciro, Yogyakarta, pada Senin (4/5/2026), berhasil menyelamatkan nyawa seorang pemuda yang berusaha melompat ke rel saat kereta hendak melintas. Peristiwa ini terjadi pada sore hari di tengah kepadatan lalu lintas kota.
Subambang, yang sejak 2013 bertugas di pos penjaga perlintasan tersebut, mulanya tidak menyadari gelagat aneh dari pria berinisial RS yang berulang kali menanyakan jadwal kereta. “Saya lagi bertugas menjaga perlintasan KA di Baciro. Waktu itu saya mau menutup pintu palang kereta. Tiba-tiba ada orang datang di depan pos ini,” tuturnya pada Kamis (7/5/2026).
Ketika sinyal kedatangan kereta diterima, Subambang segera menurunkan palang pintu. Namun RS tiba-tiba berdiri, mendekatinya, dan menyodorkan secarik kertas berisi nomor WhatsApp. “Pak, ini saya titip nomor WA istri saya,” ujar RS sebelum berlari menuju rel sambil berteriak putus asa: “Aku wes ra kuat!”.
Melihat hal tersebut, Subambang dengan sigap mengejar dan berhasil menarik RS dari jalur kereta yang mendekat. Meskipun RS lebih tinggi dan besar, Subambang, dengan “kekuatan misterius” karena kepanikan, berhasil menyelamatkannya.
Setelah itu, RS diserahkan kepada petugas Mako Brimob. Subambang kembali ke posnya untuk melanjutkan tugasnya memberikan Semboyan 91 kepada masinis kereta. “Waktu itu saya tidak tahu dapat kekuatan dari mana, badannya terasa ringan sekali. Mungkin karena saya panik,” kenang Subambang.
Diolah dari laporan Tirto.id.

