ZONAUTARA.com – Iran mengeluarkan ancaman serius terhadap Amerika Serikat dan Israel, berjanji akan menyiapkan serangan balasan yang tidak terduga jika keduanya kembali melancarkan serangan. Informasi ini disampaikan oleh Juru Bicara Militer Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, yang menegaskan bahwa mereka telah menyiapkan senjata, metode, dan arena perang baru yang mengejutkan.
Brigadir Jenderal Akraminia juga menyinggung tentang kapal-kapal Amerika Serikat yang mungkin akan menghadapi kesulitan ketika melintas di Selat Hormuz, sebuah jalur penting bagi transportasi minyak dunia. Peringatan ini menekankan potensi hambatan bagi militer AS jika terjadi kembali ketegangan di wilayah tersebut.
Ancaman tersebut disampaikan dalam program Squawk Box CNBC Indonesia pada Senin, 11 Mei 2026. Program itu mengungkapkan betapa tegangnya situasi yang dapat mempengaruhi stabilitas regional dan global, mengingat posisi strategis Iran dan kapasitas militer yang signifikan.
Selat Hormuz sendiri merupakan chokepoint utama bagi ekspor minyak dunia. Setiap potensi gangguan di sana dapat menyebabkan kenaikan harga minyak di pasar internasional serta mengguncangkan ekonomi global.
AS dan Israel sebelumnya telah dikritik Iran atas berbagai tindakan militer yang dianggap mengancam kedaulatan Iran. Situasi yang kian panas ini membuat pihak-pihak internasional waspada terhadap kemungkinan eskalasi yang lebih besar di Timur Tengah.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

