ZONAUTARA.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengusulkan rencana penghapusan pajak kendaraan bermotor dan menggantinya dengan kebijakan jalan berbayar. Langkah ini, menurut Dedi, bertujuan untuk menciptakan rasa keadilan di mana pembayaran hanya dilakukan ketika jalan digunakan. “Kami ingin menghapus pajak kendaraan bermotor kemudian diganti dengan jalan berbayar. Artinya, menggunakan jalan, baru bayar. Jalan tidak digunakan, tidak usah bayar, hal ini untuk mewujudkan rasa keadilan keadilannya,” kata Dedi dalam akun Instagram pribadinya pada Selasa (12/5).
Dedi juga menjelaskan bahwa pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dipimpinnya ingin meningkatkan kualitas jalan provinsi. “Kami ingin mewujudkan jalan-jalan Provinsi Jawa Barat yang berkualitas, mulus, memiliki drainase yang memadai, lalu jalan yang dilengkapi oleh CCTV,” ujarnya. Dedi menambahkan bahwa jalan di Jawa Barat diharapkan memiliki jaringan penerangan yang memadai serta pos pengamanan dengan fasilitas mobil derek, mobil pemadam kebakaran, ambulance, dan tim paramedis.
Menurut Dedi, kebijakan jalan berbayar ini akan mendorong penggunaan jalan secara efisien dan sesuai kebutuhan. “Sehingga jalan menjadi nyaman untuk kepentingan semua,” tambahnya. Meskipun demikian, Dedi menegaskan bahwa penghapusan pajak kendaraan bermotor ini masih dalam tahap gagasan awal.
“Ini baru gagasan, dan tim kajiannya sudah kami siapkan untuk melakukan telaah yang melibatkan para akademisi, para pakar dan berbagai pihak lainnya,” jelas Dedi. Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun telah menyiapkan tim untuk mengkaji lebih lanjut dengan melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan dan memiliki keahlian di bidang tersebut.
Dia mengatakan bahwa langkah awal ini merupakan bagian dari upaya mengidentifikasi dan mengantisipasi arah perkembangan sistem pengelolaan jalan ke depan. “Hatur nuhun ya, sekali lagi ini baru gagasan,” tutupnya.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

