Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

HEADLINE

Aplikasi Opentender ICW berjaya di Kompetisi Dunia

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.com – Aplikasi Opentender.net yang diusung Indonesia Corruption Watch (ICW) berjaya dalam kompetisi bergengsi terkait inovasi pemberantasan korupsi.

Kompetisi bertajuk #FutureAgainstCorruption 2018 itu, diselenggarakan Transparency International yang berpusat di Berlin Jerman dan Kementerian Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (BMZ) Jerman.

FutureAgainstCorruption Award merupakan kompetisi bagi anak muda dari seluruh dunia untuk menyampaikan ide dan inovasi dalam melawan korupsi.

Proses kompetisi telah dimulai sejak 1 Oktober 2018. Total peserta yang berpartisipasi dalam kompetisi tersebut mencapai 200 lembaga yang berasal dari berbagai negara di seluruh dunia.

Saat ini, Indonesia yang diwakili ICW melangkah ke tahap final dan akan bersaing dengan sembilan lembaga lain dari berbagai negara seperti Amerika, Brazil, dan Afrika Selatan.

Panitia nantinya akan memilih tiga inovasi terbaik yang akan memaparkan karyanya di Berlin Jerman pada 10-11 Desember 2018 mendatang.

Aplikasi opentender.net merupakan platform digital untuk memantau pengadaan barang dan jasa (PBJ) di seluruh Indonesia. Platform ini menjadi alat bagi masyarakat untuk memastikan agar PBJ di lingkungan pemerintah dan pemerintah daerah bebas dari korupsi.

Menurut data Komisi Pemberantasan Korupsi pada tahun 2017 sebanyak 80 persen kasus korupsi yang ditangani lembaga ini terkait dengan PBJ.

Agar Indonesia bisa memenangkan kompetisi, ada tiga poin utama yang akan dinilai oleh panitia yaitu, dampak, keberanian, dan keberlanjutan dari inovasi.

Tapi masyarakat pun bisa turut menentukan pemenang dengan cara memberikan LIKE pada video inovasi yang diunggah oleh Transparency International. Semakin banyak LIKE diberikan maka semakin besar peluang untuk terpilih sebagai pemenang.
Kesempatan untuk memberikan dukungan dibuka sampai 21 November 2018.

“Agar inovasi Indonesia menang dalam kompetisi ini, kami mengajak masyarakat Indonesia dapat memberikan LIKE video yang ada. Kami berharap inovasi antikorupsi made in Indonesia ini dapat terpilih sebagai pemenang dalam kompetisi ini agar semangat pemberantasan korupsi di Indonesia dapat didengar dunia dan dapat menginspirasi perjuangan melawan korupsi di negara-negara lain,” jelas Dewi dari ICW seperti yang dikirimkan melalui siaran pers.

HEADLINE

Jelang 22 Mei, Amien Rais dipanggil polisi

Dia diperiksa sebagai saksi Eggi Sudjana dengan tuduhan makar.

Published

on

Amien Rais (Foto: Reuters)

ZONAUTARA.com – Polisi mengagendakan pemanggilan terhadap Amien Rais. Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional itu dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, hari ini Senin (20/5/2019).

Pemeriksaan terhadap Amien Rais sebagai saksi untuk tersangka Eggi Sudjana yang telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka, Selasa (14/5) dalam dugaan makar.

Eggi sebelumnya dilaporkan oleh politisi PDI Perjuangan Dewi Tanjung karena dianggap menyerukan people power bagi pendukung Prabowo-Sandiaga untuk menolak hasil perhitungan suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Juru Bicara Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan bahwa semua kemungkinan bisa terjadi, saat menjawab pertanyaan wartawan apakah Amien Rais bisa menjadi tersangka.

Sebelum memanggil Amien Rais, polisi juga telah memeriksa Mayor Jenderal (Purn) TNI Kivlan Zen yang juga diperiksa sebagai saksi Eggi.

Jelang pengumuman hasil Pemilihan Presiden oleh KPU pada Rabu, 22 Mei nanti, tensi politik dan keamanan meningkat. Masyarakat berharap proses demokrasi tidak rusak hanya karena ada kelompok yang tidak puas.

Baik penyelenggara pemilu maupun pemerintah, menghimbau pihak yang tidak puas dengan hasil pemilu bisa menempuh langkah hukum sesuai dengan undang-undang.

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending