AJI dorong praktik data journalism

zonautara.com

JAKARTA, ZONAUTARA.com – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mendorong jurnalis di Indonesia untuk lebih luas mempraktikkan konsep jurnalistik berbasis data.

Dorongan itu setidaknya sudah dimulai dua tahun belakangan lewat beberapa program.

“Kedepan kita akan terus mendorong praktik jurnalistik berbasis data yang lebih luas lagi,” ujar Ketua AJI Abdul Manan, Jumat (23/11/2018) di Sekretariat AJI di Jakarta.

Hal itu disampaikan Manan saat membuka kegiatan Training of Trainer Data Journalism Online Course, yang akan berlangsung Minggu (25/11) nanti.

Pelatihan ini merupakan kerjasama AJI dengan USAID – CEGAH. Para peserta yang diundang diharapkan akan menjadi trainer berbasis online.

“Dengan sistem online course diharapkan semakin banyak jurnalis yang dijangkau, untuk mempraktikan data journalism,” jelas Manan.

Philipus Parera dari Tempo yang membawakan materi investigasi menjelaskan bahwa data journalism menjadi sangat penting dalam kerja-kerja investigasi.

Menurutnya saat ini semakin banyak pihak yang menyediakan open data, yang dapat digunakan untuk melakukan investigasi lanjutan.

“Jurnalis harus bisa memanfaatkan data-data itu untuk dianalisis dan digunakan dalam kepentingan investigasi,” kata Parera.

Hari pertama pelatihan ini juga diisi dengan materi soal investigasi kolaboratif yang dibawakan Irfan, dari Indonesialeaks.

Menurut Irfan, biaya investigasi dan explorasi data bisa direduksi jika media mampu bekerja bersama.

“Kolaboratif akan memberikan impak yang lebih luas, dan data journalism menjadi penting jika bisa dielaborasi,” ujar Irfan.

Editor: Ronny Adolof Buol

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.