Connect with us

Zona Minsel

Perangkat Desa Kapoya Satu ikut pelatihan teknologi tepat guna

Published

on

zonautara.com

MINAHASA SELATAN, ZONAUTARA.com – Perangkat Desa Kapoya Satu, Kecamatan Suluun Tareran mengikuti pelatihan teknologi tepat guna dalam rangka pengembangan dan pemanfaatan Internet untuk informasi desa, Selasa (4/12/2018).

Pelatihan yang dilaksanakan oleh tim Zona Utara dan didukung oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Minahasa Selatan ini diikuti oleh 10 Perangkat Desa Kapoya Satu, dan dilaksanakan di balai desa.

Tampil sebagai pemateri dari Tim Zona Utara adalah Ronny Buol dan Suhandri Lariwu. Mereka memberikan materi bagaimana memahami teknologi informasi dengan bijak dan bermanfaat bagi warga desa, dan juga tentang etika pewarta warga.

Tujuannya adalah agar perangkat desa dapat memberikan informasi yang tepat mengenai desa mereka, baik informasi mengenai potensi desa, kegiatan desa, dan berbagai informasi desa yang layak diketahui publik.

Informasi tersebut dapat disampaikan melalui berbagai aplikasi yang tersedia. Namun tim Zona Utara telah menyediakan platform tersendiri bagi warga desa yang disebut dengan nama MataDesa.

Setelah pelatihan, perangkat desa dianjurkan untuk membagikan pemanfaatan internet ini kepada seluruh masyarakat Kapoya Satu agar bisa juga mengambil bagian dalam membagikan informasi desa.

Hukum Tua Desa Kapoya Satu Sani Runtuwarow mengatakan bahwa pelatihan ini sangat bagus karena dapat membuka wawasan para perangkat desa bagaimana memanfaatkan internet.

“Warga tidak hanya menggunakan internet untuk media sosial, tapi juga dapat memanfaatkan untuk hal-hal positif lainnya,” ungkap Sani.

Sani juga mengharapkan dengan adanya pelatihan ini, informasi yang ada di Kapoya Satu dapat diketahui masyarakat luar, terlebih masyarakat Kapoya Satu yang tinggal di luar daerah.

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

ZONA DAERAH

Desa Pungkol tetapkan Perdes soal pencegahan kekerasan terhadap perempuan

Published

on

MINSEL, ZONAUTARA.comKebijakan bersejarah ditetapkan Pemerintah Desa Pungkol, Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Di mana, Pemerintah Desa Pungkol telah menetapkan sebuah Peraturan Desa (Perdes) yang lain daripada yang lain di Kabupaten Minsel, bahkan di Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (9/10/2019).

Perdes tersebut, yakni Perdes Pungkol Nomor 5 Tahun 2019 tentang Pencegahan dan Penanganan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan di desa.

Ruang lingkup Perdes ini mencakup pencegahan, penanganan, perlindungan dan pemberdayaan korban kekerasan.

Diketahui, selama ini desa hanya membuat Perdes yang hanya terkait APBDes, Pemerintah Desa, Tata Ruang dan Penarikan.

Desa sebagai pemerintahan yang mandiri sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dapat memberikan perlindungan kepada masyarakatnya yang mengalami kekerasan khususnya perempuan sebagai bentuk tanggungjawab pemerintah skala desa.

Lebih teknis, hal tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Pedoman Kewenangan Berdasarkan Hak Asal Usul dan Kewenangan Lokal Berskala Desa.

Tentu saja, harus bekerjasama dengan pemerintah di atasnya dan juga pihak-pihak terkait lainnya seperti pihak swasta dan lembaga-lembaga pendidikan dan lembaga swadaya masyarakat.

Koordinator Program Swara Parangpuan Mun Djenaan mengatakan, Pemerintah Desa Pungkol telah mengambil peran sesuai dengan kewenangannya sebagai pemerintahan terkecil yang bisa berbuat untuk memberikan perlindungan kepada masyarakatnya.

“Saya sangat mengapresiasi keberanian Hukum Tua Desa Pungkol Bapak Agustinus Baramula dan jajarannya, terutama Sekdes Bapak Leond Walukow yang sangat memahami apa yang menjadi kewenangan desa dan terbuka untuk berdiskusi dan juga kepada Ketua BPD Alva Tucunan dan anggota,” ujarnya.

Dia berharap, Perdes ini bisa dicontohi oleh desa-desa lain yang ada di Kabupaten Minsel khususnya dan Provinsi Sulut umumnya.

“Karena sesungguhnya semua sudah diatur dalam Undang-Undang, hanya tinggal kemauan dan keberanian pemerintah desanya,” jelasnya.

Selanjutnya, kata dia, Swara Parangpuan akan mendorong Pemerintah Kabupaten Minsel membuat Peraturan Bupati untuk memperkuat Perdes-perdes yang akan ditetapkan di beberapa desa.

“Hal ini merespon komitmen Pemerintah Kabupaten untuk mendorong desa-desa lain bisa mereplikasi Perdes ini,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Tatapaan Meylisa Aring, Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Minsel Frely Turangan, Kapolsek Tumpaan Iptu Duwi G. P, Danramil Tumpaan Alexius Wowiling, Babinsa, Linmas dan Hukum Tua Desa Wawontulap.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com