BITUNG, ZONAUTARA.comWali Kota Bitung Max J Lomban menjadi salah satu narasumber pada Fokus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia bekerjasama dengan Bappenas dan Sekolah Bisnis IPB, Kamis (6/12/2018), di hotel Century, Jakarta.

Kegiatan yang mengusung tema  ‘Tinjauan Arah Kebijakan Pembangunan Kelautan dan Perikanan Menuju Pembangunan Yang Mensejahterakan’ ini pun turut mendiskusikan upaya peningkatan kinerja sektor perikanan nasional, dengan mensinergikan peran berbagai pemangku kepentingan atau stakeholders, yakni pemerintah, pelaku usaha, nelayan, akademisi dan asosiasi.

Dalam kesempatan tersebut, Lomban memaparkan kondisi perikanan terkini di Bitung. Di mana, kata Lomban, industri pengolahan ikan di Bitung sedang mengalami penurunan dalam beberapa dalam tahun terakhir ini.

Hal tersebut, lanjut dia, dikarenakan kurangnya pasokan bahan baku ikan yang terjadi sejak diberlakukannya moratorium Peraturan Kementerian Kelautan dan Perikanan pada 2014.

“Di Kota Bitung,  kami memiliki tujuh perusahaan industri pengalengan ikan besar, namun saat ini tinggal tiga perusahaaan saja yang masih beroperasi,” ujar Lomban.

Sehingga Lomban berharap kepada para pemangku kepentingan, untuk dapat meninjau kembali kebijakan-kebijakan di sektor kelautan dan perikanan industri, agar dapat tercapai pembagunan yang mensejahterakan, demi terwujudnya kebijakan yang adil dan sejahtera.

Diskusi tersebut pun diharapkan menghasilkan masukan, yang bisa dijadikan rekomendasi sebagai pembentukan platform perikanan nasional.

Penulis : Gary Kaligis
Editor : Christo Senduk




=======================
Visualisasi data dibawah ini merupakan sajian otomatis hasil kerjasama Zonautara.com dengan Katadata.co.id

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com