Connect with us

Zona Wakil Rakyat

WL minta warga tetap rukun meski beda pilihan politik

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.comWakil Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Wenny Lumentut, mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kerukunan dan keamanan dalam menghadapi Pemilihan Umum Legislatif dan Presiden pada 17 April mendatang.

Hal ini disampaikan politisi Partai Gerindra itu saat memberikan sambutan dalam ibadah syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 rukun Mawali-wali Tanjung, Tombasian Atas, Kawangkoan, Sabtu (16/3/2019).

“Pilihan politik boleh berbeda. Tapi sebagai Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Tombasian, Kawangkoan ini untuk tetap rukun dan menjaga keamanan dalam menghadapi Pemilu, 17 April nanti,” kata Lumentut.

Menurut dia, hak politik harus digunakan sebaik-baiknya untuk kemajuan dan kesejahteraan daerah dan bangsa.

“Kalau kita ribut hanya karena beda pilihan politik, kemudian daerah menjadi tidak aman, maka yang rugi adalah kita sendiri. Investasi tidak akan masuk dan ekonomi kita jadi lemah,” ungkapnya.

Ketua DPD Partai Gerindra Sulut ini pun kemudian melanjutkan kegiatannya di Desa Lemoh, Kecamatan Tombariri.

Dalam kegiatan kampanye terbatas tersebut, Calon Anggota Legislatif Partai Gerindra nomor urut satu daerah pemilihan Minahasa-Tomohon itu juga menyampaikan hal yang sama.

Pada kegiatan tersebut, Lumentut melantik 300-an warga Lemoh sebagai Sahabat Wenny Lumentut. Namun, dia juga mengingatkan agar pertarungan politik pada 17 April nanti adalah sebesar-besarnya untuk rakyat dan kemajuan bangsa dan daerah.

“Jadi yang terutama adalah tetap menjaga stabilitas daerah kita,” pungkasnya. (K-02)

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Zona Wakil Rakyat

Sebelum bahas R-APBD 2020, Komisi II minta RKA tiap SKPD mitra kerja

Tujuannya agar bisa dipelajari lebih awal.

Bagikan !

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.com– Komisi II bidang Perekonomian dan Keuangan DPRD Provinsi Sulut menggelar rapat bersama seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan instansi mitra kerja, Senin (7/10/2019).

Mereka membahas kesiapan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) 2020, yang akan segera digelar.

Pada rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi II, Cindy Wurangian tersebut, para anggota komisi meminta agar SKPD dan instansi mitra kerja menyerahkan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) untuk dilakukan pembahasan awal, sebelum dibahas oleh Badan Anggaran.

“Tidak semua anggota Komisi II masuk dalam Banggar. Hanya ada enam orang saja. RKA harus lebih dulu diserahkan kepada kami, bukan untuk kami cari-cari kesalahan. Tapi sangat perlu jika komisi melakukan pembahasan awal, agar kami bisa memahami apa-apa saja yang harus kami bahas dan perjuangkan nanti,” ucap anggota Komisi II, Inggried Sondakh.

Sedangkan anggota dewan Jems Julius Tuuk juga mengingatkan SKPD dan instansi mitra kerja komisinya agar kooperatif dengan legislatif. Pasalnya, ada beberapa pejabat yang jika dihubungi oleh anggota dewan, tidak mau angkat telepon.

“Kami telepon bukan untuk minta jatah proyek atau minta uang. Kalau kami telepon untuk menyampaikan aspirasi, atau menanyakan sejauh mana keluhan masyarakat melalui kami ditindaklanjuti oleh dinas-dinas,” tegas politisi PDIP itu.

Hal sama juga ditegaskan Ketua Komisi II Cindy Wurangian, yang menegaskan agar pejabat-pejabat kooperatif dalam berkoordinasi dengan pihaknya.

“Kalau kami telepon, itu pasti berkaitan dengan aspirasi. Bukan untuk bergosip atau membicarakan topik lain di luar tugas kami,” tegas dia lagi.

Pada rapat yang turut dipantau oleh Wakil Ketua DPRD Sulut, Victor Mailangkay yang merupakan Koordinator Komisi II ini, diputuskan tiga kesimpulan.

“Untuk meningkatkan koordinasi akan dibuat grup Whatsapp Komisi II dan mitra kerja, penyerahan RKA ke komisi II dan akan dilaksanakan pendalaman pembahasan,” tutup Cindy. (K-02)

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com