Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

ZONA DAERAH

SBANL: Jaga persatuan walau berbeda warna politik

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.comAnggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Stefanus BAN Liow (SBANL), mengajak seluruh anggota Pria/Kaum Bapa (P/KB) GMIM dan anggota Panji Yosua untuk tetap mengutamakan persatuan dan kesatuan di tengah momen Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif maupun Presiden yang sarat dengan perbedaan politik.

“Baik P/KB maupun Panji Yosua harus mampu membantu badan pekerja dan komisi untuk mengajak warga gereja dan masyarakat menyukseskan pesta demokrasi yang puncaknya akan dilaksanakan 17 April mendatang,” ujar Stefa usai pelaksanaan apel akbar Panji Yosua, Sabtu (6/4/2019).

“Partai boleh beda, caleg boleh beda, tim sukses dan tim kampanye boleh beda, tapi yang dikedepankan adalah persatuan dan kesatuan bangsa. Tanpa melihat latar belakang suku, agama, ras dan warna-warni politik yang berbeda,” tambah mantan Ketua P/KB Sinode GMIM itu.

Sementara, Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt Dr Hein Arina juga meminta agar penghayatan Minggu Sengsara Yesus Kristus yang berbarengan dengan Pemilu Legislatif serta Pemilu Presiden, menjadi momen bagi P/KB dan Panji Yosua untuk menjalankan panggilan iman dalam berdemokrasi.

“Gunakan hak pilih. Ajak istri dan anak ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sebagaimana panggilan iman menjadi anggota Panji Yosua, demikian pula kita datang ke TPS dan menggunakan hak pilih,” kata Arina. (K-02)

Editor : Christo Senduk

Advertisement Hosting Unlimited Indonesia
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

ZONA DAERAH

Eman: mari kita jaga suasana tetap kondusif

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comTahapan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 telah usai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun telah menetapkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil Pemilu 17 April 2019 lalu.

Masyarakat pun diminta untuk menerima apapun yang dihasilkan oleh para penyelenggara Pemilu tersebut dan kembali menyatukan perbedaan yang ada.

Seperti yang diungkapkan Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman.

Dia mengatakan, pesta demokrasi dalam memilih Presiden dan Wakil Presiden, serta para wakil rakyat dari pusat hingga daerah telah terlaksana dengan baik.

Menurut Eman, saat ini merupakan waktu untuk meninggalkan segala perbedaan yang tercipta dalam Pemilu lalu.

“Kami, pemerintah bersama Forkopimda, para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Tomohon berharap, agar pasca-pesta demokrasi, suasana kondusif dapat terjaga,” ungkap Eman, di sela-sela Sosialisasi dan Dialog Sinergitas para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, di aula Homestay Walian, Selasa (21/5/2019).

Eman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat berimplikasi hukum dan dapat menimbulkan keresahan, serta ketidaktentraman, hingga meruntuhkan semangat persatuan di Kota yang ditetapkan sebagai salah satu Kota Toleran di Indonesia ini.

“Mari sama-sama kita jaga kerukunan, kesatuan dan persatuan yang sudah lama tercipta di Kota yang kita cintai ini. Semoga Kota Tomohon dapat menjadi berkat di Sulawesi Utara ini,” harapnya.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending