Connect with us

ZONA DAERAH

Olly ajak Pemuda GMIM manfaatkan peluang pembangunan di Sulut

Published

on

MINAHASA, ZONAUTARA.com Komisi Pemuda Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) menggelar Ibadah Agung Selebrasi Paskah dan Hari Ulang Tahun Pemuda GMIM ke-93, di Gelanggang Pacuan Kuda Tompaso, Desa Tumompaso, Kabupaten Minahasa, Jumat (26/4/2019).

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey turut hadir dan memberikan pesan Paskah kepada puluhan ribu pemuda yang hadir dan membanjiri lokasi tersebut.

Dalam pesannya, Olly mengatakan, momentum Paskah dapat memotivasi kaum Milenial GMIM untuk selalu menjadi teladan dalam seluruh kehidupan.

“Pemuda GMIM adalah obor pembangunan dan pemersatu bangsa,” ungkap Olly.

Dia mengatakan, selebrasi Paskah tak terlepas dari proses perjalanan para murid-murid Tuhan Yesus dengan setiap perannya masing-masing, hingga nekad memperjualbelikan Tuhan. Menurut Olly, tokoh-tokoh yang diperankan di Alkitab memperlihatkan kehidupan nyata di era sekarang ini.

“Bagaimana peran Yudas, bagaimana peran Petrus, bagaimana peran Pilatus, bagaimana peran Barabas kita semua,” katanya.

Sebagai umat Kristiani, lanjut dia, pemuda bisa melihat dan mempelajari mana yang harus dilakukan agar selamat di bumi dan selamat di surga.

Olly pun mengajak kaum Milenial GMIM untuk mempersiapkan diri untuk mengambil peluang dalam pembangunan Sulut di sektor pariwisata dan sektor lainnya. Khusus di sektor pariwisata, Olly menyebut, dibangunnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Pulisan yang bakal menelan anggaran Rp26 triliun membutuhkan 262 ribu tenaga kerja.

“Pintu gerbang Sulut terbuka seperti yang ditulis oleh tokoh Dr Sam Ratulangi, bahwa Sulut adalah pintu gerbang Pasifik. Selain KEK Pariwisata tentunya didukung oleh penerbangan langsung dari Sulut ke mancanegara dan status Pelabuhan Bitung sebagai Pelabuhan Hub,” jelasnya.

Olly pun meminta Pemuda GMIM selalu mendukung program Presiden Joko Widodo dan pemerintah provinsi, agar peluang tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dengan menggali potensi diri untuk dijadikan senjata dalam menghadapi era 4.0.

“Jangan kita lengah. Kalau kita lengah kita akan ditinggalkan pada masa yang akan datang. Mari kita bersama-sama mempersiapkan generasi untuk melanjutkan pembangunan Sulut,” pungkasnya.

Ibadah Agung dan Selebrasi Paskah Pemuda GMIM ini turut dihadiri Bupati Minahasa Roy Roring, Wakil Bupati Robby Dondokambey, Ketua BPMS GMIM Pendeta Hein Arina dan Ketua Komisi Pemuda GMIM Penatua dr Pricilia Tangel.

Editor : Christo Senduk

Zona Bolmong Raya

Siap-siap, penyelesaian aset jadi taruhan jabatan

Tahlis: wajib teken pakta integritas

Published

on

By

BOLMONG, ZONAUTARA.com- Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) akan melakukan rolling jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama eselon II.

Penempatan jabatan nantinya akan mengacu pada hasil seleksi terbuka JPT Pratama yang baru selesai digelar.

Sebelumnya, panitia seleksi (pansel) sudah mengumumkan nama-nama yang dinyatakan lolos tiga besar.

Baca: Pansel umumkan tiga besar hasil seleksi JPT Pratama Pemkab Bolmong

Menariknya, dari 18 jabatan atau organisasi perangkat daerah (OPD) yang dilelang, sembilan diantaranya bermasalah dengan aset yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolmong, Tahlis Gallang mengaku, persoalan aset akan menjadi pertimbangan khusus bagi Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow dan Wabup Yanny Tuuk, dalam menentukan pejabat yang akan dilantik nanti.

“Nama-nama yang lolos tiga besar itu akan diserahkan kepada Bupati. Nantinya, bupati selaku user yang akan memilih salah satu. Namun, yang menjadi indikator penting dalam penilaian pimpinan (Bupati dan Wabup) adalah komitmen penyelesaian persoalan aset khususnya bagi instansi yang bermasalah,” kata Tahlis Gallang, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (18/7/2019).

Lebih lanjut, Tahlis mengatakan, terkait komitmen tersebut, para pejabat yang akan dilantik nanti wajib menandatangani pakta integritas. Itu sama dengan sistem kontrak kerja.

Dengan begitu, kata Tahlis, kinerja para pimpinan OPD lebih terkontrol. Kemudian para pimpinan OPD selalu memiliki tanggung jawab selama menjabat.

“Ada beberapa poin yang akan dituangkan dalam pakta integritas. Salah satunya adalah terkait komitmen penyelesaian asset. Dan itu yang paling utama. Itu berlaku selama satu tahun. Setelah itu, akan dievaluasi,” ungkap Sekda Tahlis.

Dia memaparkan, salah satu kelemahan Pemkab Bolmong di tahun-tahun sebelumnya terletak pada tata kelola aset barang milik daerah yang kurang baik. Yang pada akhirnya, menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Upaya tindak lanjut terhadap temuan tersebut juga tidak maksimal.

Sehingga, menumpuk dari tahun ke tahun dan terus terbawa sampai hari ini.

Baca juga: Catatan BPK, 403 Miliar asset Bolmong bermasalah

“Penandatanganan pakta integritas nantinya agar para pimpinan OPD benar-benar memiliki rasa tanggungjawab penuh terhadap tugas dan kewajibannya. Dalam pakta integritas itu intinya pimpinan OPD harus siap menjalankan segala tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Ketika mereka menandatangani itu berarti mereka siap,” sahut Tahlis. (itd)

Sembilan jabatan yang dilelang bermasalah dengan aset, yakni:

  1. Dinas Pendidikan
  2. Dinas Pertanian
  3. Dinas Pengendalian Penduduk dan KB
  4. Dinas Perhubungan
  5. Dinas Perikanan
  6. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa
  7. Dinas Lingkungan Hidup
  8. Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan
  9. Badan Keuangan Daerah

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com