Connect with us

EDITOR'S PICK

[FLASH] Rontoknya penumpang pesawat

Jumlah keberangkatan sejak H-7 hingga Kamis (6/6/2019) anjlok 27,23 persen.

Published

on

zonautara.com

Fakta dalam berita:

  • Berbagai data dirilis soal turunnya penumpang pesawat sejak H-7 Lebaran 2019 dibanding periode tahun sebelumnya.
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui turunnya penumpang pesawat pada mudik 2019 karena mahalnya harga tiket.
  • Kementerian Perhubungan mencatat, jumlah keberangkatan penumpang sejak H-7 hingga Kamis (6/6) sebanyak 1.72 juta penumpang.
  • Angka itu turun 27,23% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 2,36 juta penumpang.
  • Selain karena tiket mahal, banyak pemudik sudah beralih menggunakan transportasi darat.
  • Tol Trans Jawa memberi kontribusi besar beralihnya pemudik dari transportasi udara ke darat pada akumulasi penumpang pesawat di Jawa.
  • Di Bandara Juanda Surabaya penumpang turun 23%, di Bandara Minangkabau Sumatera Barat turun 27,1%. Sementara di Bandara Sam Ratulangi Manado turun sebesar 28 persen.

Link berita:

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

EDITOR'S PICK

Aksi heroik Lams dan crew kapal melepas hiu paus kendati robek jaring

Hiu paus adalah jenis ikan yang dilindungi dan berukuran sangat besar.

Published

on

Hiu paus yang terjerat di jaring. (Foto: Lams Lahengkang)

MANADO, ZONAUTARA.com – Lams Lahengkang yang menahkodai kapal penangkap ikan KM Gosyen 1 sadar bahwa ikan besar yang terjerat di jaring yang mereka tebar adalah hewan laut yang dilindungi.

“Waktu jaring kami lepaskan, tiba-tiba ada crew yang sedang berada di air berteriak kalau ada ikan besar. Saya bilang tenang jangan panik,” cerita Lams sewaktu dihubungi Zonautara.com, Jumat (14/6/2019).

Mereka awalnya tidak tahu ikan jenis apa yang sedang terjerat itu. Kemudian mereka mencoba menariknya ke permukaan laut, dan ternyata jenis hiu paus.

“Saya minta segera dilepaskan, sebab saya tahu itu ikan dilindungi,” ujar Lams.

Tindakan Lams itu harus mengorbankan jaring penangkap ikan mereka. Karena kondisi hiu paus yang berukuran besar itu, jaring terpaksa harus dirobek.

Kejadian itu terjadi pada Kamis (6/6) lalu, saat mereka sedang menangkap ikan di perairan Maluku.

Kapal penangkap ikan yang dinahkodai Lams berpangkalan di Pelabuhan Perikanan Pantai Tumumpa Manado. Ijin tangkap mereka hingga ke perairan laut Maluku.

Hiu paus (Rhincodon typus) merupakan salah satu jenis ikan yang dilindungi di Indonesia. Jenis ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan RI No 8 tahun 2014 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu Paus.

Perlindungan terhadap hiu paus sebagai tindakan untuk menghindari ancaman kepunahan ikan tersebut di habitat alam dan menjaga keanekaragaman hayati jenis ikan di Indonesia.

Penelitian mengenai jenis ikan hiu ini masih sangat minim akibat sulitnya mempelajari siklus hidupnya yang cenderung migrator dan hidup soliter.

Diperkirakan jumlahnya makin berkurang dikarenakan mudahnya ikan ini tertangkap secara tidak sengaja (bycatch) oleh nelayan karena ukurannya yang besar dan gerakannya yang lambat.

Hiu paus juga masuk dalam Appendiks II CITES dan juga termasuk kedalam daftar merah IUCN dengan kategori Rentan (Vulnerable), karena memiliki karakter yang spesifik seperti berumur panjang, fekunditas rendah, jumlah anakan sedikit, lambat dalam mencapai matang kelamin dan pertumbuhannya lambat, sehingga sekali terjadi over eksploitasi, sangat sulit bagi populasinya untuk kembali pulih.

Hiu paus adalah predator tingkat trofik tinggi dalam ekosistem pesisir dan lautan terbuka.

Manfaat dari penetapan status perlindungan penuh ikan ini adalah untuk menjaga keseimbangan ekosistem (rantai makanan) perairan laut, menjaga kelestarian biota laut langka (eksotik), menjaga nilai dan keanekaragaman sumberdaya ikan dan lingkungan secara berkelanjutan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui pengembangan pariwisata bahari.

Apa yang dilakukan Lams dan para crew kapalnya, semestinya mendapat apresiasi yang besar.

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com