Connect with us

CARI TAHU

Sah! Pemerintah akan blokir ponsel BM lewat IMEI

Peraturan Menteri itu akan berlaku mulai 18 April 2020.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com
Ilustrasi handphone (Pixabay.com)

ZONAUTARA.com – Pemerintah telah mengesahkan Peraturan Menteri soal pemblokiran ponsel black market (BM) atau ponsel ilegal. Pemblokiran itu akan dilakukan melalui identifikasi IMEI.

IMEI (International Mobile Equipment Identity) adalah nomor unik sebanyak 15 digit yang dimiliki setiap perangkat bergerak. IMEI diperlukan sebagai saat tersambung ke jaringan seluler.

Lewat peraturan pemerintah ini, ponsel yang memiliki IMEI tak terdaftar dalam database pemerintah, karena masuk lewat import ilegal atau diproduksi secara ilegal, akan diblokir oleh operator seluler.

Peraturan itu telah ditandatangani Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di kantor Kementerian Perindustrian di Jakarta, Jumat (18/10/2019).

“Saya ucapkan terima kasih kepada tiga kementerian sehingga aturannya terintegrasi. Kami bertiga melihat untuk memastikan bahwa pendapatan pemerintah tidak terganggu dari ponsel,” ujar Menkominfo Rudiantara saat memberi sambutan dalam acara penandatanganan.

Regulasi yang mengatur mekanisme pemblokiran ponsel ilegal ini sebelumnya telah melalui konsultasi publik, lewat draft yang diterbitkan oleh Kemenkominfo pada awal Agustus lalu.

Pemblokiran panggilan dari ponsel BM dengan IMEi tak terdaftar itu akan efektif berlaku mulai 18 April 2020, atau 6 bulan sejak peraturan menteri itu ditandatangani.

Namun pemblokiran dikecualikan terhadap ponsel BM yang sudah terlebih dahulu tersambung ke jaringan seluler sebelum peraturan ini berlaku.

Mendag Enggartiasto Lukita mengatakan bahwa Indonesia mengikuti jejak negara-negara lain yang sudah lebih dulu menerapkan aturan serupa untuk melindungi industri.

“Kami tidak melarang impor sejauh memenuhi ketentuan. Kami beri persyaratan untuk mendukung pelaksanaan IMEI ini bisa berjalan baik,” ucap Enggartiasto.

Untuk mengecek apakah perangkat atau ponsel yang anda gunakan memiliki IMEI yang terdaftar dapat mengunjungi laman situs yang sudah disediakan pemerintah di Cek IMEI.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Beri Donasi
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

CARI TAHU

Chloroquine itu bukanlah obat first line Corona

Penggunaannya harus melalui resep dokter dan pemerintah telah memiliki stok klorokuin sebanyak 3 juta,

Bagikan !

Published

on

zonautara.com
Chloroquine hanya obat second line.(Image: JESHOOTS.com)

ZONAUTARA.com – Chloroquine bukanlah obat first line Corona tetapi hanya obat second line. Demikian yang dikatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai pengecekan ke Wisma Atlet, Kemayoran, Provinsi DKI Jakarta, Senin (23/03/2020).

Menurutnya, memang obat Corona (Covid-19) ini belum ada dan juga belum ada antivirusnya. Tetapi dari pengalaman beberapa negara, Chloroquine ini sudah digunakan dan banyak pasien Covid-19 yang sembuh dan membaik kondisinya.

“Obat ini bukan obat bebas. Penggunaannya harus melalui resep dokter dan pemerintah telah memiliki stok klorokuin sebanyak 3 juta,” ujar Jokowi.

Chloroquine tersebut, imbuh Presiden, merupakan produksi dari Indonesia, dalam hal ini Kimia Farma. Untuk pasien Covid-19 yang ada di rumah sakit jika dianggap dokter yang merawatnya Chloroquine ini cocok untuk pasien tersebut pasti akan diberikan.

Saat memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta, Jumat (20/03/2020), Presiden mengatakan bahwa selain Chloroquine, pemerintah juga telah menyiapkan Avigan sebagai alternatif untuk pasien Covid-19.

“Obat ini sudah dicoba oleh 1, 2, 3 negara dan memberikan kesembuhan, yaitu Avigan. Kita telah mendatangkan 5 ribu, akan kita coba, dan dalam proses pemesanan 2 juta. Kemudian yang kedua Chloroquine, ini kita telah siap 3 juta,” kata Presiden.

Bagikan !
Beri Donasi
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com