Connect with us

ZONA DAERAH

Bapemperda warning perangkat daerah tak hadiri rapat pembahasan

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comBadan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon menggelar rapat pembahasan bersama perangkat daerah terkait di ruang rapat Sekretariat DPRD, Jumat (13/12/2019).

Rapat pembahasan tersebut dipimpin langsung Ketua Bapemperda Hudson D.N Bogia didampingi Wakil Ketua Jenny Sompotan, Sekretaris bukan anggota Sigie Pungus, serta nggota James Kojongian, Donald Pondaag, Ferdinad Mono Turang dan Stanly Wuwung.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD James Kojongian mengusulkan, perlu memberikan prioritas kepada Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTL) dan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk bisa masuk dalam masa persidangan I tahun 2020.

Sementara itu, Ferdinand M Turang juga memberikan apresiasi atas kehadiran dari Kepala Dinas dan Kasubag ataupun staf pada rapat ini.

“Terkait ketidakhadiran dari undangan menjadi catatan kami, walaupun hanya diwakilkan harus diupayakan hadir,” tegas Turang.

Ketua Bapemperda Hudson D.N Bogia menegaskan, program pembentukan perda ini sangat penting.

“Karena itu, sangat disayangkan apabila ada beberapa kepala perangkat daerah yang diundang tidak dapat hadir dan ini harus menjadi perhatian,” pungkasnya.

Hadir dalam rapat ini, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tomohon Hengkie Supit, Kadis Pertanian dan Perikanan Steven Waworuntu, Kadispora Tomohon Florensianus Ventje Karundeng, Kabag Hukum Setda Denny Mangundap, Kabid Aset BPKPD Alan Saeh, sejumlah kasubag dan staf.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Beri Donasi

Zona Sulut

Rumah Isolasi Covid-19 Sulut siap tampung 100 penghuni

Hingga Kamis 2 April belum ada ODP yang menjadi penghuni.

Bagikan !

Published

on

Rumah Isolasi Covid-19 di Maumbi, Minahasa Utara. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

MANADO, ZONAUTARA.COM – Sebuah langkah inisiatif diambil oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mencegah penularan virus corona, dengan menyediakan rumah isolasi bagi orang dalam pengawasan (ODP) terkait covid-19.

Rumah isolasi itu memanfaatkan fasilitas yang ada di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulut yang ada di Maumbi, Minahasa Utara.

Kasubag Umum BPSDM Sulut, Journal Humene ketika ditemui Zonautara.com di Rumah Isolasi Covid-19 mengatakan bahwa fasilitas yang ada sudah siap digunakan.

“Daya tampung yang ada sekarang bisa menampung 100 penghuni,” ujar Humene, Rabu (1/4/2020).

Menurut Humene, daya tampung itu bisa ditambah jika memang ODP yang dibawa ke fasilitas itu membludak.

Dari peninjauan Zonautara.com ke Rumah Isolaso Covid-19, gedung penginapan yang biasanya digunakan peserta pelatihan di BPSDM Sulut dirubah menjadi rumah isolasi.

Dalam gedung dua lantai itu, terdapat puluhan kamar yang nyaman, dilengkapi dengan pendingin ruangan, perabot, tempat tidur serta sejumlah fasilitas lainnya.

Baca pula: Sudah 3 positif corona di Sulut

Humene menjelaskan bahwa simulasi penanganan ODP yang akan dibawa ke Rumah Isolasi Covid-19 telah dilakukan berulang kali, untuk memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan benar.

Semua ODP yang akan menghuni rumah isolasi tersebut akan melakukan isolasi mandiri dibawah pengawasan petugas.

“Saat ini setiap hari ada petugas jaga yang melakukan shift jaga terdiri dari satu atau dua orang dokter, perawat dan petugas lainnya,” kata Humene.

Meski hingga saat ini rumah isolasi tersebut belum satu pun penghuni ODP, tetapi Humene meyakinkan bahwa pihaknya sudah siap sepenuhnya.

Rekomendasi dokter

Juru Bicara Satgas Covid-19 Steaven Dandel saat ditemui terpisah mengatakan memang hingga saat ini belum ada yang menjadi penghuni rumah isolasi.

Fasilitas kamar isolasi yang ada di Rumah Isolasi Covid-19 Sulut. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

“ODP itu discreening oleh rumah sakit. Jadi orang-orang yang datang dari daerah dengan transmisi lokal, kalau dia bergejala akan berobat ke rumah sakit. Pihak rumah sakit kemudian yang akan menawarkan apakah mereka bersedia diisolasi di rumah isolasi. Tapi mungkin ada juga yang harus diendorse,” jelas Dandel.

Baca pula: Lolowang pastikan pasien positif corona di Tomohon tidak benar

Sesuai dengan buku Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kementerian Kesehatan RI, ODP adalah mereka yang memiliki gejala panas badan atau gangguan saluran pernapasan ringan, dan pernah mengunjungi atau tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan virus tersebut.

Selain itu, bisa juga orang sehat yang pernah kontak erat dengan kasus terkonfirmasi Covid-19.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Beri Donasi
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com