Connect with us

ZONA DAERAH

Jalani proses hukum, oknum Guru di Bolmong dibebastugaskan

Renti: Sementara ini tercatat sebagai pelaksana di Dinas Pendidikan

Bagikan !

Published

on

Konferensi pers yang digelar Polres Kotamobagu terkait kasus narkoba yang menjerat oknum guru di Bolmong dan seorang Polisi. (Foto: Istimewa)

BOLMONG, ZONAUTARA.com Pasca ditahan Satuan Resnarkoba Polres Kotamobagu, Rabu (15/1/2020) lalu, INM alias Irna langsung dibebaskan sementara dari jabatannya sebagai Guru di SMP Negeri 5 Dumoga.

Hal tersebut sebagaimana tertuang dalam surat keputusan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Nomor 63/D.14/DIKDIS/2020 tertanggal 15 Januari 2020.

Menurut Kepala Disdik Bolmong, Renti Mokoginta, Irna dinilai telah melanggar disiplin sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Keputusan ini, kata Renti, diambil sembari menunggu proses hukum yang sementara berjalan.

“Yang bersangkutan (Irna) sementara menjalani proses hukum sampai dengan adanya putusan tetap dari pengadilan. Sehingga dibebaskan sementara dari jabatan fungsional Guru. Dan sementara ini tercatat sebagai pelaksana di dinas pendidikan,” kata Renti, Jumat (14/2/2020).

Di sisi lain, kata dia, untuk proses selanjutnya terkait penjatuhan sanksi sebagai PNS sudah menjadi kewenangan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bolmong selaku instansi teknis kepegawaian.

“Kewenangan kita hanya terkait jabatannya sebagai fungsional guru saja. Selebihnya itu ranahnya BKPP,” jelas Renti Mokoginta.

Sementara itu, Sekretaris BKPP Bolmong, Abdussalam Bonde menyebutkan, INM terancam kenakan sanksi berat. Bahkan bisa berujung pada pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) sebagai PNS.

“Tergantung putusan pengadilan. Kalau hukumannya di atas dua tahun, maka sesuai aturan itu bisa diberhentikan tidak dengan hormat alias dipecat,” tutur Abdussalam Bonde.

Menurut Adul, sapaan akrabnya, jika putusan pengadilan hanya di bawah dua tahun, maka sanksi hanya sebatas administrasi.

“Kalau pejabat maka pasti akan dicopot dari jabatannya. Kemudian penurunan pangkat atau penundaan kenaikan pangkat,” katanya.

Diketahui, INM tertangkap tangan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Kotamobagu, saat tengah mengonsumsi sabu bersama rekan lelakinya NHM alias Nur. NHM merupakan polisi aktif berpangkat Aipda dan sementara bertugas di Polsek Kotabunan, Polres Boltim.

Keduanya diamankan bersama barang bukti berupa 2 paket narkotika golongan I, jenis sabu, 2 pipet atau alat hisap yang masih ada sisa sabu dan 2 pucuk senjata airsoft gun, di salah satu rumah di Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, pada Rabu (15/1) lalu.

“Saat dilakukan tes urine, keduanya positif mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu. Saat ini keduanya diamankan di ruang tahanan Mapolres Kotamobagu untuk proses hukum selanjutnya,” tukas Kapolres Kotamobagu, AKBP Prasetya Sejati, saat konferensi pers, Rabu (12/2/2020).

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Beri Donasi

Zona Sulut

Bantu cegah virus corona, UNSRAT produksi masker APD dengan printer 3D

Unsrat juga memproduksi hand sanitizer dan tong cuci tangan.

Bagikan !

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.COM – Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado tidak tinggal diam saat pandemi covid-19 ini. Berbagai upaya diambil oleh UNSRAT untuk turut serta mencegah penularan virus corona.

Salah satunya dengan memproduksi berbagai barang kebutuhan baik yang diperlukan oleh tenaga medis maupun yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Deputi Wakil Rektor Bidang Akademik Unsrat Gustaf Mamangkey mengatakan kepada Zonautara.com bahwa salah satu yang sedang diproduksi oleh UNSRAT adalah produk masker untuk alat pelindung diri (APD).

“Masker untuk APD ini dibuat dengan bantuan printer 3D dan diproduksi oleh Tim Fakultas Teknik,” jelas Gustaf, Jumat (3/4/2020).

Adapun material masker dibuat dari bahan kaca untuk menghindari pancaran butir ludah secara langsung.

Selain masker untuk APD, Fakultas Teknik juga memproduksi tong cuci tangan dengan memperhitungkan kontaminasi pengguna.

Masker untuk APD yang diproduksi oleh Fakultas Teknik UNSRAT.

“Jadi tong cuci tangan itu kerannya dioperasikan dengan kaki, sehingga tak ada kontaminasi dengan tangan pengguna,” jelas Gustaf.

Tak mau ketinggalan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, juga memproduksi hand sanitizer.

Sementara itu Fakultas Kesehatan Masyarakat telah membentuk tim konsultasi online sekitar pandemik covid-19.

“Masyarakat luas dapat menghubungi nomor telepon yang ada, untuk berkonsultasi dengan tim UNSRAT,” kata Gustaf.

Bagikan !
Beri Donasi
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com