Connect with us

Zona Talaud

Ini alasan Mendagri lantik Elly Engelbert Lasut-Moktar Arunde Parapaga

Pak Menteri berpesan agar Gubernur Sulut dan Bupati Elly Lasut serta semua pihak untuk menjalin hubungan yang baik.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Elly Engelbert Lasut-Moktar Arunde Parapaga sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Talaud dilantik Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, di Sasana Bhakti Praja Gedung C Lantai 3 Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (26/02/2020).

Menurut Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar, alasan pelantikan Elly Lasut-Moktar Arunde ini berdasarkan Surat Keputusan Mendagri Nomor 131.71-2750 Tahun 2019 tentang Pengesahan Pengangkatan Bupati Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara dan Keputusan Mendagri Nomor 132.71.2751 Tahun 2019 tentang Pengesahan Pengangkatan Wakil Bupati Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara.

“Dasar hukum pelantikannya ada pada Pasal 164 ayat (3) UU Nomor 10 Tahun 2016,” jelas Bahtiar.

Dalam Pasal 164 ayat (3) pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi Undang-Undang, imbuhnya, disebutkan bahwa dalam hal Gubernur dan/atau Wakil Gubernur tidak dapat melaksanakan sebagaimana ayat (1) dan (2) (melantik Bupati/Wakil Bupati), Menteri mengambil alih kewenangan Gubernur sebagai wakil Pemerintahan Pusat.

Bahtiar menyatakan, Kemendagri menghormati pendapat hukum atas pelantikan Bupati terpilih Kepulauan Talaud Elly Lasut oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey sehingga pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Talaud terpilih ini dilantik di Jakarta. Jika dilantik Gubernur sebagai wakil pemerintahan pusat di daerah dapat berisiko hukum terhadap Gubernur Sulut.

Dikatakannya, permasalahan ini pun telah diselesaikan dengan melakukan gelar perkara yang dihadiri kedua pihak yakni pihak Gubernur Sulut, Elly Lasut, dan sejumlah pakar hukum tata negara yang independen.

“Pak Menteri berpesan agar Gubernur Sulut dan Bupati Elly Lasut serta semua pihak untuk menjalin hubungan yang baik guna penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan menjaga stabilitas politik demi pembangunan yang dapat menyejahterakan rakyat Sulawesi Utara, khususnya Kabupaten Talaud,” ujar Bahtiar.

Bagikan !

Zona Talaud

Di pulau terluar Miangas, langkah antisipatif virus corona tetap dilakukan

Semua penumpang dan calon penumpang diperiksa kesehatannnya.

Bagikan !

Published

on

Aktivitas saat kapal bersandar di dermaga Pelabuhan Miangas. (Foto: Zonautara.com/Suhandri Lariwu)

MIANGAS, ZONAUTARA.com – Dampak penyebaran virus corona terasa hingga ke berbagai pelosok Nusantara. tak terkecuali di pulau Miangas yang merupakan pulau terluar di utara Indonesia.

Maraknya pemberitaan mengenai virus corona, membuat stakeholder yang ada di Kecamatan Khusus Miangas, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara mengambil langkah antisipatif terhadap penumpang kapal yang masuk ke Miangas.

Langkah pencegahan penyebaran virus corona dilakukan dengan cara pemeriksaan kesehatan dan pembagian masker kepada semua penumpang yang turun dari kapal dan akan naik ke kapal.

Pihak Syahbandar Miangas bekerja sama dengan beberapa stakeholder melakukan pengawasan di pelabuhan yang menjadi jalur utama transportasi bagi masyarakat Kecamatan Khusus Miangas.

Anggota TNI memasang masker kepada calon penumpang kapal laut di Pelabuhan Miangas. (Foto: Zonautara.com/Suhandri Lariwu)

“Ini dilakukan sebagai upaya ikut mencegah penyebaran virus corona,” ungkap Syahbandar Kecamatan Khusus Miangas, Alfrets Wello, Selasa (17/3/2020).

Walaupun dengan peralatan seadanya, petugas medis di Kecamatan Miangas memastikan bahwa tidak ada penumpang yang turun dari kapal yang memiliki gejala tertular virus corona.

“Memang untuk peralatan pemeriksaan virus corona kami (Puskesmas) belum ada, tapi kami sebisa mungkin mengenali ciri-cirinya. Saat pemeriksaan tidak ditemukan penumpang dengan indikasi terjangkit virus corona seperti flu dan panas tinggi”, kata Cristelin Ginto, salah satu tenaga medis yang berada di pelabuhan.

Langkah antisipatif ini dilaksanakan oleh seluruh stakeholder diantaranya unsur TNI, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa di Miangas,dan unsur Kepolisian, Pihak Syahbandar Miangas serta petugas medis.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com