Connect with us

KABAR SULUT

Wenny Lumentut: 14 hari libur bukan untuk bepergian

Published

on

Ketua Fraksi Nyiur Melambai DPRD Sulut Wenny Lumentut. (Foto: Istimewa)

MANADO, ZONAUTARA.com Pemerintah di berbagai daerah di Indonesia mengambil kebijakan untuk meliburkan sekolah-sekolah, hingga para Aparatur Sipil Negara (ASN) selama 14 hari.

Langkah tersebut diambil untuk mencegah penyebaran virus Corona Covid-19 yang telah ada di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Terkait kebijakan tersebut, Ketua Fraksi Nyiur Melambai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulut Wenny Lumentut mengimbau, siswa, mahasiswa hingga para ASN agar tidak memanfaatkan kebijakan libur tersebut untuk bepergian ke tempat-tempat wisata dan keramaian.

“14 hari libur ini diambil agar kita bisa menghindari pertemuan-pertemuan yang melibatkan banyak orang, sehingga mencegah tertular virus Corona. Sehingga, libur 14 hari jangan digunakan untuk bepergian,” kata Lumentut, Selasa (17/3/2020).

Wakil Ketua Komisi I DPRD Sulut ini pun berharap, siswa hingga mahasiswa dapat melakukan aktifitias pembelajaran secara mandiri di rumah atau secara daring dan para ASN dapat melakukan melakukan pekerjaan dari rumah tanpa harus datang ke kantor.

“Ini semua demi kebaikan kita bersama dan juga merupakan tanggung jawab kita bersama untuk mencegah meluasnya penyebaran virus Corona ini,” tuturnya.

Lumentut pun berharap masyarakat bisa menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Masyarakat juga tidak perlu panik, namun tentu tetap waspada dengan terus menjaga kebersihan dan menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah diserang virus ini,” pungkas legislator Daerah Pemilihan Tomohon-Minahasa ini. (K-02)

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Zona Sulut

74 kasus baru di Sulut berasal dari Kotamobagu dan 5 daerah lainnya

Tomohon dan Bitung juga melaporkan ada kasus baru positif.

Bagikan !

Published

on

Pengambil sampel swab test di Dinkes Provinsi Sulut. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

MANADO, ZONAUTARA.COM – Satgas Covid-19 Sulawesi Utara kembali melakukan update terkait perkembangan terkini epidemiologi covid-19.

Dari rilis yang diterima oleh Zonautara.com, Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel, menulis bahwa pada hari ini, Sabtu (11/7/2020), di Sulawesi Utara ada penambahan sebanyak 74 kasus baru.

“Sebelumnya oleh Gugus Tugas Nasional diumumkan ada 67 kasus baru, tetapi setelah diverifikasi kasus baru positif hari ini 74 kasus,” jelas Dandel.

Bertambahnya 74 kasus baru tersebut, kini secara akumulatif kasus positif terkonfirmasi di Sulut sudah mencapai 1.633 kasus.

“Adapun 74 kasus baru positif hari ini berasal dari daerah Manado sebanyak 34 kasus, Minahasa 7 kasus, Minahasa Utara ada 3 kasus, Bitung 23 kasus, Toomohon ada 7 kasus dan satu kasus berasal dari Kotamobagu,” tulis Dandel.

Lihat: Rincian 74 kasus baru pada 11 Juli

Sementara ada tiga kasus yang diumumkan pada tanggal 10 Juli, mengalami koreksi karena sudah double register.

Kota Manado nyaris setiap hari melaporkan kasus baru. Kini ibukota provinsi Sulut tersebut menjadi daerah dengan kasus tertinggi virus corona di Sulut.

Selain Manado, daerah lain yang punya kasus positif yang cukup tinggi adalah Tomohon, Minahasa dan Minahasa Utara.

“Untuk ODP hari ini ada 258 dan PDP sebanyak 280,” tambah Dandel.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com