Connect with us

Zona Sulut

Bantu cegah virus corona, UNSRAT produksi masker APD dengan printer 3D

Unsrat juga memproduksi hand sanitizer dan tong cuci tangan.

Bagikan !

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.COM – Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado tidak tinggal diam saat pandemi covid-19 ini. Berbagai upaya diambil oleh UNSRAT untuk turut serta mencegah penularan virus corona.

Salah satunya dengan memproduksi berbagai barang kebutuhan baik yang diperlukan oleh tenaga medis maupun yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Deputi Wakil Rektor Bidang Akademik Unsrat Gustaf Mamangkey mengatakan kepada Zonautara.com bahwa salah satu yang sedang diproduksi oleh UNSRAT adalah produk masker untuk alat pelindung diri (APD).

“Masker untuk APD ini dibuat dengan bantuan printer 3D dan diproduksi oleh Tim Fakultas Teknik,” jelas Gustaf, Jumat (3/4/2020).

Adapun material masker dibuat dari bahan kaca untuk menghindari pancaran butir ludah secara langsung.

Selain masker untuk APD, Fakultas Teknik juga memproduksi tong cuci tangan dengan memperhitungkan kontaminasi pengguna.

Masker untuk APD yang diproduksi oleh Fakultas Teknik UNSRAT.

“Jadi tong cuci tangan itu kerannya dioperasikan dengan kaki, sehingga tak ada kontaminasi dengan tangan pengguna,” jelas Gustaf.

Tak mau ketinggalan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, juga memproduksi hand sanitizer.

Sementara itu Fakultas Kesehatan Masyarakat telah membentuk tim konsultasi online sekitar pandemik covid-19.

“Masyarakat luas dapat menghubungi nomor telepon yang ada, untuk berkonsultasi dengan tim UNSRAT,” kata Gustaf.

Bagikan !

Zona Sulut

Ada bayi dan anak-anak, ini detil 15 kasus corona di Sulut pada 2 Juni

Terbanyak berasal dari Manado.

Bagikan !

Published

on

Pemeriksaan rapid test di Dinkes Sulut. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

MANADO, ZONAUTARA.COM – Jumlah kasus positif covid-19 di Sulawesi Utara secara akumulatif hingga Selasa (2/6/2020) telah mencapai 354 kasus.

Pada hari ini, sebagaimana yang diupdate Satgas Covid-19 Sulut, ada 15 kasus baru positif yang tersebar di sejumlah daerah.

“Hari ini ada 15 kasus baru positif sebagaimana yang diupdate oleh Kementerian Kesehatan RI, terbanyak berasal dari Manado” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel.

Penambahan kasus baru yang terus berlangsung saban hari ini memberi indikasi bahwa penularan covid-19 di Sulawesi Utara masih terus terjadi.

Adapun daerah asal dari 15 kasus baru positif tersebut adalah Manado, Minahasa Utara, Tomohon, Bitung dan Minahasa.

Berikut detil 15 kasus baru positif covid-19 yang diumumkan pada Selasa, 2 Juni 2020.

Kasus 340, laki-laki, 15 tahun, ODP di Manado.

Kasus 341, laki-laki, 56 tahun, ODP di Manado.

Kasus 342, laki-laki, 45 tahun, asal Manado, hasil dari rapid test kemudian swab test.

Kasus 343, laki-laki, 43 tahun, asal Manado, tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan di Manado.

Kasus 344, laki-laki, 43 tahun, PDP di rumah sakit.

Kasus 345, bayi baru lahir, asal Minahasa Utara, dirawat di rumah sakit di Manado. Sudah meninggal pada 19 Mei.

Kasus 346, perempuan, 78 tahun, asal Tomohon.

Kasus 347, laki-laki, 55 tahun, asal Manado, sebelumnya PDP.

Kasus 348, laki-laki, 4 tahun, asal Tomohon, KERT dengan Kasus 257.

Kasus 349, laki-laki, 63 tahun, asal Tomohon, KERT dengan Kasus 257.

Kasus 350, perempuan, 61 tahun, asal Bitung, kontak erat dengan pelaku perjalanan dari daerah transmisi lokal.

Kasus 351, laki-laki, 30 tahun, asal Manado, karyawan di fasilitas kesehatan A.

Kasus 352, laki-laki, 4 tahun, asal Minahasa, KERT dengan Kasus 143.

Kasus 353, laki-laki, 70 tahun, asal Manado, memeriksakan diri secara mandiri di laboratorium swasta. Meninggal pada 2 Juni.

Kasus 354, perempuan, 24 tahun, ODP di Manado, hasil dari rapid test dan swab test.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com