Connect with us

HEADLINE

Sudah 172 orang sembuh dari covid-19 di Sulut

Total kasus positif secara akumulatif di Sulut kini sudah mencapai 971 kasus.

Bagikan !

Published

on

Ruang Isolasi RSUP PRof Kandou Manado. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

MANADO, ZONAUTARA.COM – Ditengah terus bertambahnya kasus baru positif terkonfirmasi covid-19 di Sulawesi Utara, kabar penanganan pasien positif cukup memberi harapan yang menggembirakan.

Selang dalam dua hari terakhir, yakni Rabu (25/6) dan Kamis (25/6), Satgas Covid-19 Sulut mengumumkan ada 20 pasien positif covid-19 di Sulut yang sudah sembuh.

Baca pula: Profil 43 kasus baru positif corona di Sulut pada 26 Juni

“Makna sembuh disini mengacu pada hasil pemeriksaan laboratorium sampel swab mereka yang dua kali berturut-turut menunjukkan hasil negatif,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel, Kamis (26/6).

Pada Rabu (25/6), Satgas Covid-19 Sulut mengumumkan ada 19 pasien yang sebelumnya positif sudah dinyatakan sembuh, dan pada Kamis kemarin satu lagi pasien yang dinyatakan pulih dari penularan virus corona.

“Total yang sembuh saat ini di Sulut sudah mencapai 172 orang,” ujar Dandel.

Lihat juga: Konten Premium Visualisasi Interaktif Kasus Covid-19 Sulut

Hingga Kamis (26/6), total secara akumulatif kasus positif terkonfirmasi covid-19 di Sulut sudah mencapai 971 kasus, dimana sebanyak 74 orang diantaranya meninggal dunia.

Sementara yang sedang dirawat di berbagai fasilitas kesehatan di Sulut, termasuk yang diawasi di rumah singgah dan menjalani isolasi mandiri ada sebanyak 724 orang.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !

HEADLINE

Bendungan Kosinggolan dan Toraut meluap, sejumlah desa di Dumoga terendam banjir

Sebelumnya BMKG sudah memberikan peringatan dini cuaca ekstrim di wilayah Bolaang Mongondow.

Bagikan !

Published

on

Bendungan Kosinggolan dan Toraut, Kecamatan Dumoga Barat juga dikabarkan meluap dan masuk ke pemukiman warga. (Foto: Doc BPBD Bolmong)

BOLMONG, ZONAUTARA.COM – Hujan yang terus mengguyur hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) beberapa hari terakhir mengakibatkan debit air sungai meningkat.

Bendungan Kosinggolan dan Toraut, Kecamatan Dumoga Barat juga dikabarkan meluap dan masuk ke pemukiman warga. Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolmong mencatat, dari hasil assessment, Jumat 3 Juli 2020, sejumlah desa di wilayah Dumoga terendam banjir luapan.

Kepala Seksi Penanggulangan Bencana BPBD Bolmong, Abdul Muin Paputungan mengatakan, sebelumnya BMKG sudah memberikan peringatan dini cuaca ekstrim di wilayah Bolaang Mongondow.

“Berdasarkan hasil pantauan di lapangan luapan Sungai Ongkag Dumoga menjadi pemicu utama. Puluhan rumah warga tergenang dengan ketinggian bervariasi antara 30 hingga 100 cm,” kata Abdul Muin.

Sementara itu, luapan Bendungan Toraut dan Kosinggolan menggenangi pemukiman warga di Desa Toraut, Desa Doloduo II, Desa Doloduo III, Desa Wangga Baru, Desa Kosio, Desa Dondomon Selatan, dan Desa Dondomon. Jalan Penghubung Desa Doloduo II dan Desa Toraut amblas akibat tergerus luapan sungai. Meski begitu, kondisi jalan masih bisa dilewati.

“Saat ini hujan mulai reda. Dan air mulai surut,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pendataan dampak cakupan wilayah masih terus dilakukan. Masyarakat Desa Doloduo III saat ini sementara mendirikan pos siaga antisipasi kemungkinan sungai kembali meluap. Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat curah hujan dengan intensitas rendah hingga tinggi masih berpotensi terjadi.

“Untuk wilayah Dumoga Bersatu hampir merata karena memang dataran rendah. Tapi rata-rata genangan terjadi akibat drainase yang buruk,” pungkasnya.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com