ZONAUTARA.com – Rizal Nurdimansyah, seorang guru honorer di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, merasa terkejut setelah mendapati namanya terdaftar di Samsat sebagai pembeli mobil mewah Ferrari 458 Speciale Aperta. Rizal segera melaporkan kasus dugaan pencatutan identitas ini ke Polres Kuningan pada Kamis (16/4).
Rizal menyadari adanya pelanggaran setelah diberitahu oleh perangkat desa bahwa namanya ada dalam catatan pembelian kendaraan tersebut pada Senin (13/4). Khawatir akan beban pajak dan potensi implikasi hukum, Rizal memutuskan untuk memblokir data kendaraan itu.
“Yang pertama mungkin ini termasuk penyalahgunaan identitas yang dipakai untuk pembelian Ferrari. Saya harap kejadian ini tidak terjadi lagi ke warga Kuningan,” kata Rizal saat dikonfirmasi di Kuningan.
Kasus ini berawal pada 2 April 2026, ketika Rizal mendapat telepon dari seseorang yang tidak dikenal yang meminta data KTP-nya. Setelah menolak permintaan tersebut, ia terkejut saat melakukan pengecekan di kantor Samsat yang mengonfirmasi bahwa ada tiga kendaraan, termasuk Ferrari, atas namanya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kuningan, Iptu Abdul Aziz, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan kasus ini sedang dalam tahap penyelidikan. “Pelapor sudah datang dan membuat laporan, selanjutnya kami akan lakukan proses penyelidikan,” ujarnya.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

