Sulut siap jadi tuan rumah Pesparani Nasional 2027, jadi komitmen pemerintah dan gereja

Penulis: David Sumilat
Editor: David Sumilat
Gubernur Sulut Yulius Selvanus saat memberikan sambutan pada pembukaan Pesparani I Provinsi Sulawesi Utara yang digelar di Aula Mapalus Kantor Gubernur. (Foto: Zonautara/Yegar Sahaduta)

ZONAUTARA.com – Sebagai salah satu provinsi dengan keragaman budaya dan kehidupan beragama yang harmonis, Provinsi Sulawesi Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan berskala nasional.

Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menegaskan bahwa Sulut siap menjadi tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional IV tahun 2027.

Tekad tersebut disampaikan dalam Pembukaan Pesparani I Provinsi Sulawesi Utara yang digelar di Aula Mapalus Kantor Gubernur pada Selasa, 18 November 2025.

Dalam sambutannya, Yulius Selvanus memberikan jawaban tegas atas tawaran resmi dari Sekretaris Umum LP3KN, Dr. Salman Habeahan, yang mengapresiasi dukungan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota terhadap penyelenggaraan Pesparani perdana di Sulawesi Utara.

“Sulut siap menjadi tuan rumah Pesparani Nasional ke-4!” tegas Gubernur Yulius dengan penuh keyakinan.




Ia juga mengajak seluruh umat Katolik dan masyarakat luas untuk terus membangun sinergi bersama pemerintah dan Gereja, sehingga Sulut dapat tampil sebagai tuan rumah yang sukses dan membanggakan di tahun 2027.

Kolaborasi ini, menurutnya, menjadi modal utama dalam memperkuat persatuan, kreativitas, dan partisipasi umat dalam kegiatan gerejawi.

Pembukaan Pesparani I Sulut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain: Wakil Gubernur Victor Mailangkay, Uskup Manado Mgr. Benedictus E. Rolly Untu, Kakanwil Kemenag Sulut Ulyas Taha, Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, dan jajaran pemerintah daerah serta LP3KD kabupaten/kota.

Kehadiran para pemimpin pemerintah, tokoh gereja, dan perwakilan daerah menunjukkan kuatnya dukungan terhadap pelaksanaan Pesparani sebagai wadah pembinaan iman dan seni musik liturgi Katolik.

Pada kesempatan yang sama, Uskup Rolly Untu memberikan apresiasi mendalam atas dukungan pemerintah yang memungkinkan terlaksananya Pesparani I Sulut. Menurutnya, penyelenggaraan ini bukan sekadar ajang lomba, melainkan momen spiritual yang mempererat kebersamaan umat.

Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulut dan Gereja dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam kegiatan Pesparani, tetapi juga dalam pelayanan sosial, pendidikan, dan pembinaan masyarakat yang lebih luas.

Penyelenggaraan Pesparani I di Sulut menjadi peristiwa bersejarah bagi umat Katolik di Bumi Nyiur Melambai. Selain sebagai ajang untuk menampilkan kreativitas dalam musik liturgi, kegiatan ini menjadi modal penting bagi Sulut dalam mempersiapkan diri menuju Pesparani Nasional IV.

Dengan komitmen kuat dari pemerintah dan dukungan penuh dari Gereja serta masyarakat, Sulawesi Utara kini melangkah mantap menuju penyelenggaraan Pesparani Katolik Nasional IV tahun 2027.

***

Follow:
Pewarta yang menggeluti jurnalisme data, lingkungan, dan lainnya, telah menjelajahi berbagai aspek jurnalistik selama lebih dari 10 tahun.
1 Comment
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com