Talaud optimalkan 30 VSAT untuk percepat akses internet di wilayah terluar

Editor: Redaktur
Pulau sara di kepulauan Talaud

ZONAUTARA.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud terus memacu upaya digitalisasi dengan langkah strategis mengoptimalkan sebanyak 30 unit VSAT (Very Small Aperture Terminal) yang ditujukan khusus untuk memperkuat konektivitas internet di wilayah-wilayah terluar.

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mengurangi kesenjangan digital dan meningkatkan layanan publik bagi masyarakat di daerah perbatasan, seperti dikutip dari Smart FM.

Inisiatif utama yang sedang digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud adalah program peningkatan digitalisasi.

Program ini berfokus pada optimalisasi 30 unit VSAT yang telah ada, dengan tujuan utama untuk memperluas dan meningkatkan akses internet berkualitas di seluruh wilayah Talaud, khususnya di daerah-daerah yang selama ini minim atau bahkan belum memiliki akses internet.

Langkah ini diharapkan dapat membuka isolasi digital bagi masyarakat di pulau-pulau terpencil dan daerah perbatasan.




Program digitalisasi ini secara aktif diimplementasikan dan diawasi oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud, dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sebagai pelaksana teknis utama.

Kepala Diskominfo Talaud, Adolof Binadia, menegaskan prioritas penggunaan VSAT.

“Kami memprioritaskan wilayah yang tidak ada akses internet sama sekali. Di tahun kemarin kita mendapat bantuan 30 VSAT, itu yang akan kita optimalkan,” ujarnya, seperti dikutip dari Smart FM.

Sasaran utama dari program optimalisasi VSAT ini adalah seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud, dengan penekanan khusus pada wilayah-wilayah terluar dan terpencil.

Daerah-daerah ini seringkali menghadapi tantangan geografis dan infrastruktur yang menyulitkan penyediaan akses internet konvensional.

Dengan mengoptimalkan VSAT, diharapkan semua kecamatan dan desa, termasuk yang paling terpencil sekalipun, dapat merasakan manfaat dari konektivitas internet.

Pemerintah Kabupaten Talaud memiliki beberapa alasan kuat di balik percepatan digitalisasi ini. Pertama, untuk mendukung sistem kerja dari rumah (Work From Home/WFH) dan pembelajaran daring (online learning) yang semakin menjadi kebutuhan.

Kedua, akses internet yang stabil sangat penting untuk mendukung program dana desa, memastikan pengelolaan anggaran yang transparan dan efisien. Ketiga, digitalisasi diharapkan dapat memajukan sektor ekonomi lokal dan pendidikan.

Adolof Binadia juga menekankan pentingnya konektivitas untuk pelayanan publik.

“Internet itu juga nantinya akan menunjang pelayanan di rumah sakit, puskesmas, termasuk juga di kepolisian,” jelasnya, seperti dikutip dari Smart FM.

Strategi implementasi program ini adalah dengan mengoptimalkan 30 unit VSAT yang telah diterima oleh Pemkab Talaud pada tahun sebelumnya.

Optimalisasi ini mencakup penempatan VSAT di lokasi-lokasi strategis yang membutuhkan akses internet paling mendesak, seperti fasilitas kesehatan (rumah sakit dan puskesmas), kantor kepolisian, dan pusat-pusat layanan publik lainnya di daerah terluar.

Dengan demikian, VSAT-VSAT tersebut dapat berfungsi secara maksimal untuk menyediakan konektivitas yang handal dan mendukung berbagai aktivitas vital masyarakat dan pemerintahan.

Suka berkelana ke tempat baru, terutama di alam bebas. Mencintai sastra fiksi dan tradisi. Berminat pada isu-isu ekofeminisme, gender, hak perempuan dan anak. Beberapa kali menerima fellowship liputan mendalam. Tercatat sebagai anggota AJI.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com