Tahlis Gallang pimpin rakor persiapan relokasi pengungsi Gunung Ruang ke Modisi Bolsel

Penulis: David Sumilat
Editor: Redaktur
Suasana rakor persiapan relokasi pengungsi Gunung Ruang ke Bolsel, dipimpin oleh pj Sekprov Sulut, Tahlis Gallang. (Foto: Setda Provinsi Sulut)

ZONAUTARA.com – Pj. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara (Sulut), Tahlis Gallang, memimpin rapat koordinasi rencana serah terima hunian tetap dan sarana dan prasarana relokasi korban erupsi Gunung Ruang di Sitaro ke Desa Modisi, Kabupaten Bolsel, pada Kamis (27/11/2025).

Rapat koordinasi ini melibatkan BPBD, PUPR, Perkimtan Pemprov Sulut, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulut, serta sejumlah instansi terkait, dan digelar di ruang rapat Sekprov Sulut di Kantor Gubernur Sulut.

Usai pertemuan, kepada Zonautara.com, Pj. Sekprov Sulut, Tahlis Gallang mengungkapkan bahwa rakor tersebut di antaranya membahas tentang relokasi atau pemindahan pengungsi bencana Gunung Ruang dari tempat pengungsian di Kota Bitung ke Desa Modisi, Kabupaten Bolsel.

“Mereka akan dipindahkan ke hunian tetap di Desa Modisi, Bolsel. Jadi ada beberapa yang dibahas, salah satunya adalah kesiapan hunian kemudian fasilitas pendukung lainnya apakah sudah siap atau belum,” kata Tahlis.

Menurutnya, jika memang persiapannya belun sepenuhnya selesai, Pemerintah Provinsi akan berupaya agar cepat dimaksimalkan.




“Kalau belum siap, kita pressure untuk percepatannya,” terangnya.

Selanjutnya, kata Tahlis, adalah terkait dengan teknis mobilisasi para pengungsi ke rumah hunian yang baru.

“Bagaimana keterlibatan Pemprov Sulut, Pemkab Sitaro, Pemkab Bolsel, hingga kementerian. Nah ini kita memetakan tanggung jawab masing-masing,” kata dia.

Terkait dengan jadwal relokasi pengungsi Gunung Ruang dari Bitung ke Bolsel, menurutnya belum bisa dipastikan.

“Belum ada, baru alternatif. Kemungkinan di setelah natal atau sebelum natal,” tutur Tahlis Gallang.

Sementara itu, anggota Satuan Kerja Kawasan Pemukiman Sulut, Satria, mengatakan bahwa rakor tersebut menyimpulkan banyak hal mulai dari progres pengerjaan fisik di lapangan, sampai dengan persiapan penghunian, termasuk mobilisasi masyarakat yang masih di Bitung.

“Dari pengerjaan fisik, nah kebetulan di kami sudah selesai 100 persen mengerjakannya untuk pembangunan, dan sedang menunggu review dari BPK yang dilaksanakan untuk mengetahui pos audit,” ungkapnya.

***

Follow:
Pewarta yang menggeluti jurnalisme data, lingkungan, dan lainnya, telah menjelajahi berbagai aspek jurnalistik selama lebih dari 10 tahun.
1 Comment
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com