ZONAUTARA.com – Pada peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day yang jatuh pada tanggal 1 Mei 2026, Polda Metro Jaya melakukan deteksi dini terhadap kelompok-kelompok anarkis yang berpotensi melakukan kerusuhan. Aksi buruh yang berlangsung di kawasan Monas dan depan Gedung DPR/MPR RI di Jakarta menjadi fokus pengawasan ketat oleh aparat.
Kombes Pol Iman Imanuddin, selaku Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, menyatakan bahwa tindakan preemptif, preventif, dan represif telah diambil untuk menjaga ketertiban umum. “Dalam rangka menjaga marwah demokrasi dan menjamin hak penyampaian pendapat di muka umum agar dapat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, maka kami terus berupaya baik secara preemptif, preventif, maupun represif,” ujar Iman dalam konferensi pers di Gedung Promoter Polda Metro Jaya.
Pihak kepolisian berhasil mengamankan barang-barang yang diduga akan digunakan untuk menciptakan kerusuhan, seperti botol kosong, kain, bensin, dan paku beton. “Yang pertama ada botol kosong. Sebagaimana terlihat, ada botol kosong dan kain pemicu untuk membuat bom molotov, termasuk kami juga menemukan atau mengamankan bensin atau bahan bakar yang bisa digunakan untuk dijadikan bom molotov bersama-sama dengan botol dan kain pemicu apinya,” kata Iman.
Selain itu, kepolisian juga menemukan ketapel dilengkapi gotri serta senjata tajam yang disiapkan untuk menyerang petugas. Dokumen yang memuat rencana detail kerusuhan juga ditemukan, menunjukkan aktivitas terstruktur dari kelompok tersebut. Iman melanjutkan, “Sejumlah 101 orang sedang memberikan informasi kepada kami, dan kami sampaikan setelah selesai penyampaian informasi tersebut mereka akan segera kembali ke rumahnya masing-masing.”
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengapresiasi dukungan semua pihak sehingga peringatan Hari Buruh tahun ini berjalan aman dan tertib. “Jadi kalau kita lihat hari ini, bahwa kegiatan May Day alhamdulillah semua berjalan aman, tertib, dan dapat dikendalikan,” ungkapnya.
Diolah dari laporan Antara.

