Nottingham Forest Tersingkir, Vitor Pereira: Mustahil Menang dengan Skuat Terbatas

Nottingham Forest tersingkir dari Liga Europa dengan kekalahan 0-4 dari Aston Villa, kata Vitor Pereira.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Media Indonesia

ZONAUTARA.com – Nottingham Forest harus mengakhiri langkah mereka di Liga Europa setelah kalah 0-4 dari Aston Villa pada laga semifinal di Villa Park. Pelatih Vitor Pereira menyatakan bahwa kekurangan pemain akibat cedera menjadi kendala utama dalam pertandingan penting ini.

Nottingham Forest menghadapi masalah serius terkait cedera pemain sebelum memulai laga krusial tersebut. Vitor Pereira menjelaskan kepada TNT Sports bahwa kurangnya opsi di bangku cadangan sangat mempengaruhi taktik permainan tim.

Pereira menegaskan bahwa timnya mengalami kesulitan luar biasa dengan minimnya pemain utama. Mereka terpaksa menurunkan pemain akademi dan pemain yang belum pulih sepenuhnya dari cedera untuk melengkapi formasi bermain. “Untuk berkompetisi di semifinal melawan tim seperti Aston Villa, kami butuh semua orang dalam kondisi siap bersaing. Jika Anda melihat bangku cadangan sebelum pertandingan, kami hanya punya tiga pemain karena yang lain cedera,” ungkap Pereira.

Kelelahan fisik juga menjadi tantangan setelah pertandingan melawan Chelsea di kompetisi domestik sebelumnya, yang menyisakan waktu istirahat yang sangat singkat bagi para pemain Forest. Pereira menambahkan, “Bermain melawan Chelsea lalu bepergian lagi ke sini setelah tiga hari, itu tidak mungkin dilakukan.”

Lain dari masalah internal tim, Pereira juga menyuarakan ketidakpuasan terhadap kepemimpinan wasit yang dinilai berat sebelah dalam mengawasi agresivitas permainan. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa tidak sepenuhnya menyalahkan keputusan wasit atas kekalahan tersebut.




Saya tidak melihatnya (insiden penalti), tapi saya beri tahu Anda satu hal: wasit ini adalah wasit yang sangat bagus, tapi tidak bagi kami. Banyak kartu kuning dan pelanggaran, banyak pelanggaran terhadap kami, sementara terhadap mereka, wasit melupakannya. Dia mengizinkan banyak agresivitas,” keluh Pereira.

Ketiadaan pemain kunci seperti Morgan Gibbs-White, Ibrahim Sangare, dan Callum Hudson-Odoi mempengaruhi permainan tim secara keseluruhan menambah rasa frustrasi Pereira. Meski kecewa, Pereira tetap memberikan apresiasi kepada para pemain dan penggemar setia yang memberikan dukungan penuh.

Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com