ZONAUTARA.com – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya membangun Indonesia dari wilayah terdepan dengan meluncurkan program revitalisasi infrastruktur berskala besar di Pulau Miangas, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, titik batas paling utara wilayah Republik Indonesia.
Dalam kunjungannya, Prabowo mengungkapkan keprihatinan terhadap kondisi fasilitas kesehatan di pulau terluar berbatasan dengan negara Filipina tersebut. Ia menerima laporan bahwa puskesmas di Miangas belum pernah mengalami renovasi selama puluhan tahun, bahkan sejak era pemerintahan Orde Baru.
“Menteri Kesehatan tadi berbisik kepada saya, ‘Pak, sejak zaman Pak Harto, puskesmas ini belum pernah diperbaiki.’ Kita akan perbaiki semua puskesmas di Indonesia secepatnya,” tegas Prabowo.
Tak hanya sektor kesehatan, Presiden juga menargetkan renovasi menyeluruh terhadap fasilitas pendidikan di seluruh Indonesia dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan, terutama di wilayah perbatasan dan daerah terpencil.
Di sektor ekonomi, Prabowo yang didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyerahkan bantuan kapal penangkap ikan berkapasitas 15 Gross Ton (GT) kepada masyarakat setempat. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan lokal sekaligus memperkuat ekonomi pesisir.
Lebih jauh, pemerintah juga berencana membangun Desa Nelayan Modern di Miangas. Kawasan ini akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti pabrik es, gudang pendingin (cold storage), serta stasiun pengisian bahan bakar khusus nelayan.
Program tersebut menjadi bagian dari agenda nasional pemerintah untuk meresmikan 1.386 desa nelayan modern di berbagai wilayah Indonesia pada Desember mendatang, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan laut sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

