ZONAUTARA.com – Kecelakaan maut antara Bus ALS dengan nomor polisi BK 7451 DL dan truk tangki bahan bakar minyak terjadi di Jalan Lintas Sumatra, Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya, Sumatera Selatan, pada Rabu (6/5) sekitar pukul 12.00 WIB. Insiden ini menyebabkan jumlah korban tewas bertambah menjadi 18 orang pada Sabtu (9/5) malam.
Korban-korban tersebut berada dalam 17 kantong jenazah yang diterima oleh RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang. Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kombes Budi Susanto mengungkapkan, “Bagian tubuh saling menempel di bagian ketiak. Diduga bagian tubuh tersebut milik anak kecil.” Petugas DVI menemukan dalam satu kantong jenazah terdapat dua bagian tubuh yang menempel.
Sementara itu, tim DVI terus melakukan identifikasi terhadap para korban dengan dukungan data dari keluarga melalui posko antemortem dan layanan hotline. Kombes Budi Susanto menyatakan, “Untuk informasi keluarga korban saat ini masuk melalui layanan hotline bagi keluarga yang tidak dapat hadir langsung.” Namun, properti atau aksesoris yang ditemukan belum dapat digunakan sebagai dasar penetapan identitas.
Selain itu, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Selatan menyebutkan bahwa uji KIR bus tersebut masih aktif, tetapi izin angkutannya telah kedaluwarsa. Kepala BPTD Kelas II Sumsel, Nurhadi Unggul Wibowo menyatakan, “Kalau (KIR) bus masih aktif. Untuk izin angkutan betul, sudah kedaluwarsa.” Pengecekan lebih lanjut sedang dilakukan untuk memahami penyebab tabrakan.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah berada di lokasi kejadian untuk menyelidiki insiden ini. Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Musni Wijaya, menyatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan BPTD untuk memastikan keselamatan transportasi di wilayah tersebut.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

