ZONAUTARA.com – Pemerintah bersama Tanoto Foundation berkolaborasi dalam menghadirkan edukasi mengenai penggunaan gawai yang bijak untuk anak. Inisiatif ini diwujudkan dengan peluncuran buku cerita “Misi untuk Raka” pada Rabu, 13 Mei 2026 di Aula Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Jakarta.
Pemanfaatan teknologi digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, namun akses yang tidak terkontrol kepada anak dapat berdampak negatif. Data dari Badan Pusat Statistik tahun 2024 menunjukkan bahwa 39,71 persen anak usia dini menggunakan gawai lebih dari dua jam sehari, jauh di atas rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang menyarankan batas satu jam per hari untuk anak usia 2-6 tahun.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menegaskan pentingnya peran keluarga dalam memberikan pengawasan penggunaan gawai. “Tanpa pengawasan yang jelas dan berorientasi pada kepentingan terbaik anak, penggunaan gawai berlebihan berisiko mengganggu kebutuhan dasar anak akan aktivitas fisik, interaksi sosial, dan pengalaman belajar yang sesuai dengan tahap perkembangannya,” jelas Menteri Arifah.
Kolaborasi antara KemenPPPA, Kemendikdasmen, dan Tanoto Foundation diharapkan dapat menjadi panduan praktis bagi orang tua dalam melakukan pendampingan. Buku “Misi untuk Raka” dirancang untuk anak usia 3-8 tahun dan bertujuan untuk mendorong aktivitas tanpa gawai serta meningkatkan dialog positif antara orang tua dan anak.
Rita Pranawati, Staf Khusus Mendikdasmen, menggarisbawahi pentingnya mengintegrasikan karakter pendidikan, termasuk melalui Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. “Kami menyambut baik buku Misi Untuk Raka, yang menguatkan pilar-pilar Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Eddy Henry dari Tanoto Foundation menekankan pentingnya penguatan kapasitas pengasuh dan alternatif kegiatan non-gawai untuk mendukung perkembangan optimal anak. “Teknologi telah menjadi bagian dari kegiatan keseharian keluarga,” katanya.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

