ZONAUTARA.com – Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti, melakukan kunjungan ke Rusia untuk bertemu dengan Deputy Minister of Economic Development of the Russian Federation, Vladimir Ilyichev. Dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Kazan, Rusia, ini, Wamendag Roro menekankan pentingnya memperluas kerja sama strategis antara kedua negara dalam sektor perdagangan, investasi, dan hilirisasi industri.
“Hubungan perdagangan Indonesia dan Rusia terus menunjukkan tren positif. Kami ingin memastikan momentum ini dapat terus diperkuat melalui peningkatan perdagangan yang saling menguntungkan dan kerja sama investasi yang lebih luas,” ujar Wamendag Roro. Data menunjukkan bahwa nilai perdagangan kedua negara pada 2025 mencapai US$4,8 miliar, mengalami peningkatan 21,7% dibanding tahun sebelumnya.
Rusia juga memegang peranan penting sebagai mitra utama bagi Indonesia dalam kawasan Eurasian Economic Union (EAEU), dengan kontribusi sebesar 90,6 persen terhadap total perdagangan Indonesia dengan wilayah tersebut. Di sisi lain, Indonesia mengekspor berbagai produk unggulan seperti minyak sawit, kopi, produk kelapa, dan kakao ke Rusia.
Pertemuan ini juga membahas perkembangan mengenai Indonesia-EAEU Free Trade Agreement (FTA), yang ditandatangani pada Desember 2025 di St. Petersburg. Pemerintah tengah mempercepat proses ratifikasi domestik dengan target implementasi perjanjian pada kuartal III atau IV tahun 2026. Indonesia juga mengusulkan pembentukan Indonesia-EAEU Business Council (IEBC) untuk meningkatkan hubungan antar pelaku usaha.
Menjelang akhir pertemuan, Wamendag Roro mengundang pelaku usaha Rusia untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 14-18 Oktober 2026 di ICE BSD City. “Trade Expo Indonesia menjadi momentum penting untuk mempertemukan pelaku usaha kedua negara dan membuka peluang kerja sama baru di bidang perdagangan maupun investasi,” tambahnya. Komitmen untuk mendorong hilirisasi industri, peningkatan nilai tambah, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan ditekankan oleh Wamendag Roro di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

