Rawit sumbang inflasi terbesar Kota Manado

Inflasi tahun kalender tercatat sebesar 1,95 persen.

Rahadih Gedoan
Penulis: Rahadih Gedoan
Rica rawit.(Image: Artem Beliaikin/pexels.com)

MANADO, ZONAUTARA.com – Penyumbang inflasi terbesar di Kota Manado sepanjang bulan Agustus 2019 adalah rica jenis Rawit, yaitu sebesar 0,3049 persen. Sedangkan penyumbang deflasi terbesar di Kota Manado pada bulan Agustus 2019 adalah Tomat Sayur sebesar 3,0202 persen.

Berdasarkan Berita Resmi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kota Manado pada bulan Agustus 2019 mengalami deflasi sebesar 1,50 persen. Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi Sulut Marthedy M Tenggehi mengatakan, inflasi tahun kalender tercatat sebesar 1,95 persen dan inflasi secara year on year sebesar 3,88 persen.

Dijelaskannya, inflasi di Kota Manado pada bulan Agustus 2019 disebabkan adanya penurunan indeks pada kelompok pengeluaran bahan makanan sebesar 9,34 persen. Kelompok pengeluaran yang mengalami peningkatan indeks adalah kelompok pengeluaran Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga sebesar 5,82 persen; kelompok pengeluaran Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau sebesar 2,23 persen

“Selain itu, juga kelompok pengeluaran Sandang sebesar 2,13 persen; kelompok pengeluaran Kesehatan sebesar 0,53 persen; kelompok pengeluaran Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar sebesar 0,35 persen; dan kelompok pengeluaran Transport, Komunikasi dan Jasa Keuangan sebesar 0,35 persen,” jelas Marthedy, Senin (02/09/2019).

zonautara.com
Peta Inflasi Agustus 2019 Kota-Kota di Pulau Sulawesi.(Image: BPS Provinsi Sulut)

Untuk kota-kota Indeks Harga Konsumen di Pulau Sulawesi yang berjumlah 11 kota, lanjutnya, pada Agustus 2019 tercatat 7 kota mengalami inflasi dan 4 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Watampone sebesar 0,72 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Pare-Pare sebesar 0,04 persen.




“Sedangkan deflasi terdalam terjadi di Kota Bau-Bau sebesar 2,10 persen dan deflasi terendah terjadi di Kota Palopo sebesar 0,02 persen,” terangnya.

Editor: Rahadih Gedoan

Follow:
Jurnalis, Instruktur Akting, Pelatih Teater, Sastrawan, Ketua Dewan Kesenian Kota Manado.
4 Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com