Akibat gempa dan air laut surut, jalan raya ke Winangun sempat macet parah

Banyak di antaranya yang mengamati surutnya air laut dan menyebarkan video amatir.

Rahadih Gedoan
Penulis: Rahadih Gedoan
Gempa Bumi.(Image: captured from BMKG website)



MANADO, ZONAUTARA.com – Akibat gempa bumi pada kedalaman 10 km dan berjarak 134 km Barat Laut Jailolo-Malut, masyarakat Kota Manado banyak panik. Banyak di antaranya yang mengamati surutnya air laut dan menyebarkan video amatir.

Berdasarkan informasi yang dirangkum wartawan Zona Utara di lapangan, jalan raya menuju arah Winangun dari arah Ranotana sekitar pukul 01.00 WITA dipadati banyak kendaraan bermotor dari pengguna jalan untuk menyelamatkan diri setelah pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status WASPADA. Kondisi tersebut mengakibatkan macet parah.

Gempa yang terjadi pukul 00.17 WITA pada Jumat (15/11/2019) tersebut berkekuatan magnitudo 7,4. Tiga daerah yang diperingatkan BMKG dalam status WASPADA yaitu Kota Bitung, Kota Ternante, dan Halmahera.

Status WASPADA berarti Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota yang berada pada status WASPADA diharap memerhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai.

Follow:
Jurnalis, Instruktur Akting, Pelatih Teater, Sastrawan, Ketua Dewan Kesenian Kota Manado.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com