Connect with us

ZONA DAERAH

Petugas pengangkut sampah jadi korban kecelakaan, ini kata Kepala DLH

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Empat orang petugas pengangkut sampah menjadi korban kecelakaan saat hendak membawa sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), di Kelurahan Tara-tara Satu, Kecamatan Tomohon Barat, sekitar pukul 07.00 Wita, Kamis (20/12/2018).

Dua korban yang diketahui merupakan supir truk serta pembantu supir pun meninggal dunia. Sementara dua lainnya yang adalah pembantu supir pun mengalami patah tangan dan kaki dan sementara menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS).

Terkait kejadian tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tomohon Novi Politon mengatakan, pihaknya menyayangkan kejadian yang sampai merenggut korban jiwa itu.

Menurut dia, pihaknya selaku pejabat yang membawahi para korban, telah menempuh semua prosedur yang harus dilakukan pascakejadian.

Dia pun memastikan para korban tercover BPJS Tenaga Kerja (TK).

“Semua petugas kebersihan tercover BPJS ketenagakerjaan. Jadi melalui Dinas Lingkungan Hidup akan mengklaim ke BPJS,” ujar Politon saat ditemui di RS Bethesda.

Dia menjelaskan, pihaknya telah berupaya untuk mencegah hal-hal seperti itu terjadi, namun ternyata tak bisa dihindari.

Politon pun memastikan, kendaraan yang digunakan para korban saat mengangkut sampah dalam keadaan layak karena terus dilakukan pemeliharaan.

“Peristiwa ini sudah kami laporkan ke pihak kepolisian selaku pihak berwenang untuk menyelidiki peristiwa ini,” ungkapnya.

Dia menambahkan, pihaknya telah mengurus seluruh proses perawatan dari seluruh korban.

Editor : Christo Senduk

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

ZONA DAERAH

Soal Rancangan KUA PPAS APBD 2020, ini penjelasan Eman ke DPRD

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon menggelar rapat paripurna, Rabu (18/7/2019).

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Miky JL Wenur ini pun mengagendakan mendengarkan penjelasan Wali Kota mengenai rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2020 Kota Tomohon.

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman dalam penjelasannya mengatakan, KUA APBD Kota Tomohon Tahun Anggaran 2020 merupakan dokumen perencanaan anggaran yang digunakan sebagai dasar penyusunan PPAS APBD tahun anggaran 2020.

KUA dan PPAS APBD, kata Eman, merupakan acuan dalam penyusunan rancangan APBD KOTA TOMOHON tahun anggaran 2020. KUA APBD ini disusun dengan mengacu pada dokumen perencanaan pembangunan daerah, yaitu dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tomohon tahun 2016-2021 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tomohon tahun 2020.

RKPD Kota Tomohon tahun 2020 ini dalam penyusunannya berpedoman pada arah kebijakan dan strategi pembangunan yang digariskan dalam RPJMN 2015-2019.

“RKPD ini juga merupakan penjabaran dari pelaksanaan RPJMD Provinsi Sulawesi Utara dan RPJMD Kota Tomohon tahun 2016-2021, sesuai dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2020, yaitu pembangunan sumber daya manusia untuk pembangunan berkualitas,” ujar Eman.

Menurut Eman, berdasarkan sasaran dan prioritas pembangunan RKPD tahun 2020, telah ditetapkan dalam lima prioritas daerah, yaitu peningkatan kualitas SDM, pertumbuhan ekonomi, daya saing dan investasi, sosial budaya dan pariwisata, pengembangan infrastruktur, pemanfaatan sumber daya alam.

“Dalam rancangan KUA serta PPAS APBD tahun anggaran 2020 ini, pada sisi pendapatan diproyeksikan sebesar Rp671.850.581.559. Selanjutnya pada pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp23.170.667.511. Dari rencana penerimaan pendapatan daerah dan pembiayaan daerah tahun 2020 sebagaimana telah disampaikan, maka anggaran yang dapat dimanfaatkan untuk belanja daerah tahun 2020 adalah diproyeksikan sebesar Rp695.021.249.070. Rincian belanja daerah pada tahun 2020 terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp294.583.477.008 dan belanja langsung sebesar Rp. 400.437.772.062,” jelasnya.

Turut hadir dalam paripurna tersebut para anggota DPRD Kota Tomohon dan para Asisten Setda Kota Tomohon, Kepala Perangkat Daerah, Camat serta Lurah se-Kota Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com