Connect with us

ZONA DAERAH

Bawaslu Tomohon tertibkan stiker caleg di angkutan umum

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comPenertiban terhadap stiker atau branding calon anggota legislatif (caleg) yang dipasang di angkutan umum, dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tomohon, Senin (21/1/2019).

Sejumlah angkutan dalam kota (ADK) maupun angkutan kota dalam provinsi (AKDP) pun terjaring dalam penindakan yang dilakukan Bawaslu bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tomohon tersebut.

Ketua Bawaslu Tomohon Deisy T Soputan mengatakan, penertiban tersebut dilakukan di Terminal Beriman Tomohon.

Ketua Bawaslu saat memasang stiker imbauan. (Foto: istimewa)

Menurut dia, dalam penertiban tersebut, awalnya, pihaknya masih akan memberikan imbauan kepada para supir angkutan umum agar tidak melanggar aturan dengan memasang stiker atau branding para caleg yang memuat citra diri, identitas, ciri-ciri khusus atau karakter peserta pemilu.

“Awalnya kami hanya ingin mengimbau, tapi ternyata langsung direspon baik oleh para supir yang menurunkan sendiri dan juga meminta kami untuk menurunkannya,” ujar Deisy.

Menurut dia, ada sekitar 20-an branding yang diturunkan dari angkutan umum di terminal tersebut. Selain itu, kata dia, pihaknya pun turut memasang stiker imbauan di angkutan umum di terminal tersebut.

“Hal ini jelas diatur dalam PKPU Nomor 23 tahun 2018 dan Peraturan Bawaslu Nomor 28 tahun 2018 tentang pengawasan kampanye pemilu,” jelasnya didampingi pimpinan Bawaslu Irfan Dokal dan Steffen Linu.

Dia menambahkan, dalam penindakan tersebut, stiker yang paling banyak didapati adalah milik caleg Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) aerah pemilihan (dapil) Minahasa-Tomohon.

Sementara, lanjut dia, untuk stiker milik caleg DPRD Kota Tomohon sangat minim.

“Yang pasti dalam waktu dekat kami akan turun lagi untuk penindakan,” pungkasnya.

Editor : Christo Senduk

ZONA DAERAH

Soal Rancangan KUA PPAS APBD 2020, ini penjelasan Eman ke DPRD

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon menggelar rapat paripurna, Rabu (18/7/2019).

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Miky JL Wenur ini pun mengagendakan mendengarkan penjelasan Wali Kota mengenai rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2020 Kota Tomohon.

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman dalam penjelasannya mengatakan, KUA APBD Kota Tomohon Tahun Anggaran 2020 merupakan dokumen perencanaan anggaran yang digunakan sebagai dasar penyusunan PPAS APBD tahun anggaran 2020.

KUA dan PPAS APBD, kata Eman, merupakan acuan dalam penyusunan rancangan APBD KOTA TOMOHON tahun anggaran 2020. KUA APBD ini disusun dengan mengacu pada dokumen perencanaan pembangunan daerah, yaitu dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tomohon tahun 2016-2021 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tomohon tahun 2020.

RKPD Kota Tomohon tahun 2020 ini dalam penyusunannya berpedoman pada arah kebijakan dan strategi pembangunan yang digariskan dalam RPJMN 2015-2019.

“RKPD ini juga merupakan penjabaran dari pelaksanaan RPJMD Provinsi Sulawesi Utara dan RPJMD Kota Tomohon tahun 2016-2021, sesuai dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2020, yaitu pembangunan sumber daya manusia untuk pembangunan berkualitas,” ujar Eman.

Menurut Eman, berdasarkan sasaran dan prioritas pembangunan RKPD tahun 2020, telah ditetapkan dalam lima prioritas daerah, yaitu peningkatan kualitas SDM, pertumbuhan ekonomi, daya saing dan investasi, sosial budaya dan pariwisata, pengembangan infrastruktur, pemanfaatan sumber daya alam.

“Dalam rancangan KUA serta PPAS APBD tahun anggaran 2020 ini, pada sisi pendapatan diproyeksikan sebesar Rp671.850.581.559. Selanjutnya pada pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp23.170.667.511. Dari rencana penerimaan pendapatan daerah dan pembiayaan daerah tahun 2020 sebagaimana telah disampaikan, maka anggaran yang dapat dimanfaatkan untuk belanja daerah tahun 2020 adalah diproyeksikan sebesar Rp695.021.249.070. Rincian belanja daerah pada tahun 2020 terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp294.583.477.008 dan belanja langsung sebesar Rp. 400.437.772.062,” jelasnya.

Turut hadir dalam paripurna tersebut para anggota DPRD Kota Tomohon dan para Asisten Setda Kota Tomohon, Kepala Perangkat Daerah, Camat serta Lurah se-Kota Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com