Connect with us

ZONA DAERAH

Wali Kota Eman rayakan HUT ke-52

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Peringatan HUT ke-52 Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman dilaksanakan dalam Ibadah Syukur dilaksanakan di Anugerah Hills Kelurahan Paslaten Satu Tomohon Timur dipimpin Pdt Evert Tangel STh MPdK, Sekretaris Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM.

Ibadah syukur dihadiri jajaran Pemkot Tomohon, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat serta masyarakat Kota Tomohon.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon Miky JL Wenur memberikan apresiasi kepada Wali Kota Jimmy F Eman yang terus berupaya membangun Kota Tomohon ke arah yang lebih baik.

“Tentunya tidak gampang meraih keberhasilan yang dicapai selama ini. Tidak sedikit hambatan dan rintangan yang dihadapi, namun berkat kekompakan dari Wali Kota dan seluruh jajaran yang juga selalu bersinergi dengan DPRD Kota Tomohon, semua hambatan dan rintangan itu dapat terlewati,” tukas Wenur.

Sebagai wakil rakyat Wenur juga berharap apa yang menjadi visi-misi, janji politik pada saat Pilkada lalu, yang semuanya dituangkan dalam dalam visi, misi dan RPJMD, dapat terlaksana dengan baik dengan mengedepankan kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas.

Pada momentum HUT ke-52 wali kota, Wenur juga memberikan selamat kepada Christo Bless Eman, putra wali kota yang telah menyelesaikan studinya di Fakultas Ekonomi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.

Editor : Christo Senduk

ZONA DAERAH

Kebudayaan aset penting dalam pembangunan daerah

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comPemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbuda) menggelar Seminar Peningkatan Kapasitas Budaya Daerah, dilaksanakan di Hotel Wise Tomohon, Jumat (19/7/2019).

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman yang diwakili Sekretaris Daerah Kota (Sekkot) H.V. Lolowang, hadir dalam seminar tersebut.

Dalam sambutannya, Lolowang mengatakan, masyarakat Tomohon memiliki tradisi dan kearifan lokal budaya yang sangat kaya dan hidup. Kedua hal tersebut dapat menjadi dasar yang kuat untuk pengembangan kebudayaan.

Menurut Lolowang, kebudayaan harus dianggap sebagai aset penting yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Masyarakat Tomohon hanya dapat menjadi masyarakat yang besar apabila mampu mewujudnyatakan kebudayaan ke dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kebudayaan daerah menghadapi tantangan, yaitu ketika kekuatan budaya lokal, kearifan lokal, nilai-nilai tradisional dianggap tidak lagi relevan, hingga mulai diabaikan oleh pelaku budayanya.

“Diperlukan sebuah terobosan yang baru dari pelaku budaya untuk melestarikan dan mengembangkan budaya lokal yang ada agar tidak terbawa arus globalisasi,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, Pemkot Tomohon melalui Dikbuda Kota Tomohon bersama Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya melaksanakan Seminar Nasional untuk membahas budaya lokal yang ada di Kota Tomohon sebagai upaya peningkatan kapasitas budaya lokal yang dimiliki oleh masyarakat.

“Pemkot Tomohon memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya yang telah memberikan kesempatan kepada Pemkot Tomohon dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah untuk melaksanakan kegiatan ini,” pungkasnya.

Turut hadir juga pada kegiatan ini Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon Juliana D. Karwur, Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Madjmuddin Ramly, para tokoh-tokoh pemerhati budaya dan akademisi di Kota Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com