Connect with us

ZONA DAERAH

Pemkot Tomohon siapkan LPPD

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Pemerintah Kota Tomohon mempersiapkan penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2018. Untuk itu, selang 4-6 Maret 2019, bertempat di Grand Master Resort Tomohon dilaksanakan Rapat Koordinasi.

Kegiatan dibuka Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman melalui Sekretaris Kota Harold V Lolowang sekaligus memberikan materi tentang ‘Strategi Pemerintah Kota Tomohon dalam meningkatkan Koordinasi Pengumpulan Data LPPD Kota Tomohon’.

Sebagai narasumber, Kasubid Evaluasi Kinerja Wilayah 1 Direktorat EKPKD Ditjen Otda Kemendagri Faebuadodo Hia, Analis Kinerja Pemda Wilayah 1B Direktorat EKPKD Ditjen Otda Kemendagri Bhram Ario Adhi, Asisten Kesejahteraan Rakyat Octavianus DS Mandagi, Kepala Bagian Pemerintahan dan Kerja Sama Setda Kota Tomohon Klaudius Kalesaran.

Rapat Koordinasi dihadiri para Kepala Perangkat Daerah dan Kepala Bagian Jajaran Pemkot Tomohon, serta pegawai yang ditugaskan menyusun data LPPD dari masing-masing Perangkat Daerah dan Bagian.

Saat membawakan sambutan wali kota, sekretaris kota mengatakan, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 69 dan 70 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang nomor 9 tahun 2015 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, kepala daerah mempunyai kewajiban menyampaikan LPPD kepada pemerintah selambatnya 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir.

“LPPD digunakan sebagai bahan evaluasi dan pembinaan penyelenggara pemerintah daerah oleh pemerintah pusat dan merupakan salah satu indikator evaluasi pemerintah pusat akan jalannya roda pemerintahan yang ada baik di tingkat provinsi, kabupaten maupun kota,” kata Lolowang.

Ditambahkannya, hasil evaluasi LPPD bisa mempengaruhi opini dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Diketahui, LPPD Kota Tomohon tahun 2017 yang didampaikan tahun 2018 lalu, Pemkot Tomohon berhasil meraih nilai sangat tinggi dari Kementerian  Dalam Negeri yakni 3002 atau termasuk tertinggi di 97 kota di Indonesia.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Zona Sulut

Breaking News 3 Juni: Ada 23 kasus baru corona di Sulut

Total kasus poitif di Sulut secara akumulatif sudah mencapai 377 kasus

Bagikan !

Published

on

Foto: Zonautara.com

ZONAUTARA.COM – Update perkembangan epidemiologi virus corona yang diumumkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Pusat, mengindikasikan dinamika dan penularan covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara masih terus berlangsung hingga kini.

Dalam update yang dipublikasi melalui situs covid19.go.id, disebutkan bawah hari ini, Rabu (3/6/2020), Sulawesi Utara bertambah 23 kasus baru positif terkonfirmasi covid-19.

Dengan bertambahnya 23 kasus baru positif tersebut, secara akumulatif, kini di Sulut sudah tercatat sebanyak 377 kasus positif.

Kasus positif terkonfirmasi covid-19 tersebar di sejumlah daerah di Sulut.

Belum ada rincian secara detil penambahan kasus baru positif yang diumumkan hari ini, baik daerah asal maupun informasi detil kasus secara individual.

Pada Selasa (2/6), Sulut melaporkan ada 15 kasus baru positif, terbanyak berasal dari Manado.

Sepanjang Maret hingga April ada sebanyak 45 kasus positif yang diumumkan di Sulut.

Kasus positif pertama kali di Sulut diumumkan pada 14 Maret 2020. Kasus pertama ini adalah seorang laki-laki berusia 51 tahun asal Manado, yang pulang dari ibadah Umroh.

Hingga kini Kota Manado menjadi daerah paling tinggi kasus positif di Sulut. Daerah lain dengan kasus positif yang tinggi adalah Tomohon dan Minahasa.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com